Tutup Kegiatan FGD, MRI dan RTP, Ini Harapan Bupati Anwar Sadat Buka Forum Grup Diskusi, MRI dan RTP, Hairan Sebut Pentingnya Manajemen Risiko Soal Gugatan ke PTUN Jambi, Ini Kata Kuasa Hukum Pemda Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap, Konflik PT DAS dan Masyarakat di Buka Secara Terang Benderang Kadisbunak Tanjabbar Lapor Poktan Imam Hasan ke Polda Jambi

Home / Covid-19 / Kesehatan / Tanjabbar

Selasa, 27 Juli 2021 - 23:18 WIB

Dokter Terpapar Covid-19, IGD RSUD KH Daud Arif Tungkal Tak Terima Pasien Baru

TANJABBAR – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mulai hari ini Selasa (27/7/21) tidak menerima pasien baru hingga waktu yang belum di tentukan.

Hal ini seperti tertuang dalam surat edaran (SE) nomor 445/787/RSUD/2021 yang di tandatangani Direktur RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, MARS tertanggal 26 juli 2021.

Dalam surat edaran itu dikeluarkan sehubungan dengan akan dilaksanakannya Sterilisasi dan proses tracing Tenaga Kesehatan di IGD RSUD yang berdampak terhadap pelaksanaan pelayanan pasien, maka dengan ini beberapa ketentuan sebagai berikut:

Baca Juga :  Pemkab Tanjabbar Tandatangani Kesepakatan Bersama 3 Kabupaten Kota, Ini Kata Anwar Sadat

1. Selama berlangsungnya proses sterilisasi dan tracking, maka pelayanan pasien di RuUang IGD RSUD KH. Daud Arif Kab. Tanjab Barat tidak menerima pasien baru terhitung tanggal 27 Juli 2021 Pukul 08.00 WIB sampai selesai

 2. Diwajibkan bagi seluruh pegawai tetap menjaga diri secara ketat dan menerapkan protokol Covid 19 antara lain memakasi masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Terkait hal itu, Dirut RSUD KH Daud Arif, dr. H. Elfry Syahril, membenarkan jika surat edaran tersebut akan di berlakukan untuk pelayanan di IGD.

Baca Juga :  Hadir Pertemuan Penanganan Karhutla, Anwar Sadat Apresiasi Polres Tanjabbar

” Iya mulai hari ini, hal ini kita lakukan karena terdapat dokter di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal terpapar covid 19.” Kata Elfry.

Atas hal itu, kata dia maka layanan di tutup karena akan di lakukan tracking kepada nakes yang ada di IGD.

” Akan dilakukan tracking seluruh Nakes di IGD. Sementara proses tracking IGD kita tutup,” Ungkapnya.(*)

,

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Daus Siapkan Launching Lagu Terbaru di Single Kedua

Tanjabbar

Wabup Hairan Hadiri Paripurna Kedua LKPJ DPRD Tanjabbar

Tanjabbar

Nelayan Tanjabbar Diingatkan Waspadai Fenomena La Nina

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Pertahankan Opini WTP 4 Kali Secara Beruntun

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Assessment Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Covid-19

Petugas KPPS di Kuala Betara dan Tungkal Ilir Positif Terpapar Covid-19

Tanjabbar

Yayasan Budi Luhur Terima Penghargaan dari Polres Tanjab Barat

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Tegaskan Tak Beri Izin Keramaian dan Kerumunan pada Malam Tahun Baru

judi slot triofus