pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan Pemkab Tanjab Barat Hadir dan Peduli, Bupati Anwar Sadat Serahkan Santunan untuk Pasien Dampak Kabut Asap

Home / Tanjabbar

Kamis, 14 Oktober 2021 - 14:03 WIB

Dua Wilayah di Tanjabbar Rawan Abrasi

TANJABBAR – Kabupaten Tanjung Jabung Barat, merupakan wilayah yang berada di daerah pesisir yang berbatasan pantai laut sumatera.

Sebagai daerah pesisir, di bantaran sungai banyak dihuni permukiman padat penduduk. Yang mana merupakan daerah rawan terjadinya potensi bencana abrasi yang mengancam keselamatan bagi masyarakat wilayah sekitar.

Hal tersebut seperti yang terjadi baru baru ini bencana abrasi Sungai, menyebabkan rumah penduduk terserat hingga hanyut terbawa arus Sungai.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Jambi Sebut, Pelayanan Imigrasi Kuala Tungkal Sangat Baik

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Zulkifli menyebutkan bahwa sejumlah daerah yang berada dibantara Sungai pengabuan di Tanjabbar, masih rawan akan bencana abrasi sungai.

” Daerah yang berada di aliran Sungai pengabuan masih rawan bencana abrasi.” Kata Zulkifli.

Ia menyebutkan bahwa, selama tahun 2021 ini, setidaknya ada dua kejadian bencana akibat abrasi dibantara Sungai.

” Yang baru baru ini di Kecamatan Senyerang, sebelumnya juga terjadi di wilayah Kecamatan Kuala Betara.” Sebutnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas SDM, Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Batik Canting Emas

Dikatakan nya, abrasi Sungai ini diakibatkan, tidak adanya tanaman mangrove penahan air yang sudah terkikis.

” Tidak ada nya tanaman penahan air, ini lah yang menyebabkan mudahnya terjadi abrasi.” Terangnya.

Ia mengatakan, titik rawan terjadinya bencana abrasi saat ini berada di bantaran aliran Sungai pengabuan dan Kuala Betara.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Hadiri Yudisium Mahasiswa Kelas RPL Poltekkes Kemenkes Jambi

Tanjabbar

Ops Yustisi, Polres Tanjabbar Tindak Masyarakat Tak Patuh Prokes

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Forum Konsultasi Publik dan Rancangan Awal RPJMD

Pemerintahan

Anwar Sadat Serahkan 16 Akta Pendirian Koperasi Puskesmas

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Laksanakan Vaksinasi Merdeka Serentak di Polsek Merlung

Tanjabbar

Ratusan Personil Polres Tanjabbar di Terjunkan Dalam Pengamanan MTQ

Tanjabbar

Dewan Sebut, Pembelian Mobnas Baru Bupati Anwar Sadat Cuma Isu

Pemerintahan

Bupati Bersama Wagub Hadiri Giat Program Penghijauan Hulu Migas di Kawasan Mangrove Pangkal Babu

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/