Komisi II Tanjabbar Rapat Pencemaran Limbah PDAM di Tebing Tinggi. Ketua DPRD Tanjabbar Apresiasi Kegiatan TMMD Kodim 0419/Tanjab Ini Jumlah CJH Asal Tanjabbar Yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2022 Buka Secara Resmi TMMD ke-113, Ini Harapan Bupati Anwar Sadat Bupati dan Wabup Sholat Id di Masjid Syaikh Utsman Tungkal

Home / Tanjabbar / Peristiwa

Minggu, 17 Oktober 2021 - 16:40 WIB

Istri Pamitan Pergi Kerja, Suami Gantung Diri

TANJABBAR – Seorang pria di Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ditemukan gantung diri disebuah pondok kebun kelapa sawit. Sabtu (16/10/21).

Informasi berhasil dihimpun korban diketahui bernama DM (36) warga Jalan Damai KM 01 Desa Teluk Pengkah, Kecamatan Tebing Tinggi.

Kapolres Tanjabbar AKBP Muharman Arta, SIK dikonformasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh istri dan anak korban dalam posisi tergantung dengan tali rapia,” ungkap Kapolres, Minggu (17/10/21).

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2023

” Korban ditemukan oleh istri dan anaknya sekira pukul 10.00 WIB di Pondok Kebun Sawit Jl. Lintas Timur KM 82 Desa Dusun Mudo¬† RT.004/002 Kecamatan Muara Papalik.” Kata Kapolres.

Muharman mengatakan, Jasad korban pun langsung dibawa oleh Anggota Polsek Merlung dilakukan pemeriksaan di RSUD Suryah Khairuddin Merlung.

” Berdasarkan pemeriksaan dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun keracunan, melainkan lecet dileher akibat jeratan tali rapia.” Ujarnya.

” Setelah dilakukan pemeriksaan, Jasad korban langsung dibawa ke rumah orang tuannya di Desa Sungai Guntung, Rengat, Riau,” Timpalnya.

Baca Juga :  Sekda Tanjabbar Hadiri Pelatihan Potensi SAR Basarnas Jambi

Dikatakan Kapolres, DM sebelum ditemukan meninggal, istri korban berangkat kerja mencucui pakaian di tempat orang, sepulang mencuci mendapai suaminya telah gantung diri.

” Menurut keterangan saksi pemilik pondok, korban bersama istrinya beberapa waktu lalu datang kerumahnya, meminta izin untuk tinggal di pondok miliknya itu hanya untuk tinggal sementara. Selama tinggal di pondok korban tidak sebagai penjaga atau bekerja di kebun sawit si pemilik pondok.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Bupati Safrial Dampingi Pjs Gubernur dan Danrem Tinjau Logistik KPU

Tanjabbar

Tak Miliki Izin, Bupati Tanjabbar Bekukan PT PWS

Tanjabbar

Disnaker; Belum Ada Penambahan Karyawan di Perusahaan

Tanjabbar

Dewan Sebut, Pembelian Mobnas Baru Bupati Anwar Sadat Cuma Isu

Tanjabbar

Jelang Ramadhan, Bupati dan Wabup Sidak Pasar

Tanjabbar

Kapolres dan Dandim 0419/Tanjab Ziarah dan Bersihkan Makam Pejuang Panglima Mangun

Tanjabbar

Hadapi Musim Kemarau, Ini 3 Wilayah di Tanjabbar Yang Rawan Akan Karhutla

Tanjabbar

Ponpes Al Baqiyatush Shalihat Terima Bantuan Bus Sekolah dari Dirjen Perhubungan Darat