Komisi II Tanjabbar Rapat Pencemaran Limbah PDAM di Tebing Tinggi. Ketua DPRD Tanjabbar Apresiasi Kegiatan TMMD Kodim 0419/Tanjab Ini Jumlah CJH Asal Tanjabbar Yang Berangkat ke Tanah Suci Tahun 2022 Buka Secara Resmi TMMD ke-113, Ini Harapan Bupati Anwar Sadat Bupati dan Wabup Sholat Id di Masjid Syaikh Utsman Tungkal

Home / Industri / Tanjabbar

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 11:10 WIB

Ketua TP PKK Tanjabbar Promosikan Tas Anyaman Purun Desa Pematang Buluh

TANJABBAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjabbar, Hj. Fadhilah Sadat kunjungi pelaku usaha home industri kerajinan tangan di RT Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Jumat (6/8/21).

Salah satu pengrajin yang dikunjungi yakni pengrajin tangan anyaman Purun Danau (Eleocharis dulcis) ANNISA milik ibu Nurhayah yang mengikah purun menjadi tas, hiasan dinding, tempat tisu dan lainnya.

Umy Dhilah mengungkapkan selaku Ketua Dekrabasda dirinya berkewajiban membantu mempromosikan agar masyarakat tahu, jika ada pengrajin Purun yang menjadikan tas dengan kualitas yang sangat baik.

” Potensi yang cukup luar biasa menjadikan dusun pematang buluh menjadi sentra kerajinan tangan dalam membuat tas yang memiliki ciri khas dan punya nilai jual yang bagus,” Ungkapnya.

Disebutkannya, tas bahan Purun tersebut memiliki motif yang khas tentunya bisa menjadi daya tarik sendiri untuk dijual baik itu di daerah hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga :  Safari Jum'at di Dusun Mudo, Bupati dan Wabup Sambangi Masyarakat Miskin

” Kita lihat sendiri bahwa pengrajin tersebut memiliki bakat luar biasa dalam bidang industri rumahan dan kerajinan. Hasil yang diproduksi pun memiliki kualitas yang baik dan menarik,” Sebutnya.

Pada kesempatan ini, dirinya juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang membuat dan mengembangkan usaha kerajinan tangan tersebut.

” Banyak yang bisa diproduksi dari Purun yang berguna untuk masyarakat, karena selain tas, di sini juga membuat tikar dan tempat tisu.” Ujarnya.

Ia menyebutkan tak hanya itu, kualitas tas berbahan baku purun ini tak kalah saing dengan produk lokal daerah lain. Apalagi kata dia bahan baku purun ini memiliki daya tahan yang cukup lama, tidak cepat rusak.

Baca Juga :  Gunakan Rompi Orange, Anggota Dewan Tanjabbar Resmi di Tahan

” Saya sangat berharap para pengrajin dapat terus mengembangkan usaha kerajinannya, dan terus fokus agar tujuan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dapat terwujud dengan baik,” Harapnya.

Istri Bupati Tanjabbar H. Anwar Sadat ini juga menyarankan adanya kolaborasi antar pengrajin untuk memaksimalkan produksi kerajinan tangan yang diciptakan.

“ Harapannya juga tentunya masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk belajar dalam hal kerajinan tangan untuk membentuk SDM di Tanjabbar yang unggul dan berdaya saing,” Pungkasnya.

Jika mengunjungi Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjabbar, ada hal yang menarik perhatian. Yakni hamparan Purun yang cukup luas.

Dan tak jarang kita akan melihat sejumlah rumah ada ibu dan anak perempuan yang menganyam purun untuk sovenir, tas, tikar dan lainnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Buka Assessment Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Tanjabbar

BREAKING NEWS; 142 Petugas KPPS di Tanjabbar Reaktif Rapid Test

Tanjabbar

Bupati dan Wabup Tinjau Balai Adat di Kecamatan Merlung

Tanjabbar

Safari Ramadhan ke Seberang Kota, Bupati Sampaikan Hal Ini

Tanjabbar

Didampingi Kabid Cikar, Bupati Anwar Sadat Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak

Tanjabbar

Polsek Pengabuan Rakor Sinergi Pengamanan Pemungutan Suara Pilkada 2020

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Terima Penghargaan Dari KKP

Covid-19

Pasien Covid-19 di Tanjabbar Bertambah Empat, Dua Diantaranya Anak-Anak Klaster PetroChina