Buka Forum Grup Diskusi, MRI dan RTP, Hairan Sebut Pentingnya Manajemen Risiko Soal Gugatan ke PTUN Jambi, Ini Kata Kuasa Hukum Pemda Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap, Konflik PT DAS dan Masyarakat di Buka Secara Terang Benderang Kadisbunak Tanjabbar Lapor Poktan Imam Hasan ke Polda Jambi Resmikan Klinik dan Pusat Promosi UMKM, Bupati Anwar Sadat Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

Home / Industri / Tanjabbar

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 11:10 WIB

Ketua TP PKK Tanjabbar Promosikan Tas Anyaman Purun Desa Pematang Buluh

TANJABBAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjabbar, Hj. Fadhilah Sadat kunjungi pelaku usaha home industri kerajinan tangan di RT Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Jumat (6/8/21).

Salah satu pengrajin yang dikunjungi yakni pengrajin tangan anyaman Purun Danau (Eleocharis dulcis) ANNISA milik ibu Nurhayah yang mengikah purun menjadi tas, hiasan dinding, tempat tisu dan lainnya.

Umy Dhilah mengungkapkan selaku Ketua Dekrabasda dirinya berkewajiban membantu mempromosikan agar masyarakat tahu, jika ada pengrajin Purun yang menjadikan tas dengan kualitas yang sangat baik.

” Potensi yang cukup luar biasa menjadikan dusun pematang buluh menjadi sentra kerajinan tangan dalam membuat tas yang memiliki ciri khas dan punya nilai jual yang bagus,” Ungkapnya.

Disebutkannya, tas bahan Purun tersebut memiliki motif yang khas tentunya bisa menjadi daya tarik sendiri untuk dijual baik itu di daerah hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Hadiri Acara Ground Breaking Ceremony Gas Project Akarta Field KKKS Jade Stone Energy.

” Kita lihat sendiri bahwa pengrajin tersebut memiliki bakat luar biasa dalam bidang industri rumahan dan kerajinan. Hasil yang diproduksi pun memiliki kualitas yang baik dan menarik,” Sebutnya.

Pada kesempatan ini, dirinya juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang membuat dan mengembangkan usaha kerajinan tangan tersebut.

” Banyak yang bisa diproduksi dari Purun yang berguna untuk masyarakat, karena selain tas, di sini juga membuat tikar dan tempat tisu.” Ujarnya.

Ia menyebutkan tak hanya itu, kualitas tas berbahan baku purun ini tak kalah saing dengan produk lokal daerah lain. Apalagi kata dia bahan baku purun ini memiliki daya tahan yang cukup lama, tidak cepat rusak.

Baca Juga :  Jadi Terdakwa Pencurian TBS, Anggota DPRD Tanjabbar Dituntut 2,6 Tahun

” Saya sangat berharap para pengrajin dapat terus mengembangkan usaha kerajinannya, dan terus fokus agar tujuan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dapat terwujud dengan baik,” Harapnya.

Istri Bupati Tanjabbar H. Anwar Sadat ini juga menyarankan adanya kolaborasi antar pengrajin untuk memaksimalkan produksi kerajinan tangan yang diciptakan.

“ Harapannya juga tentunya masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk belajar dalam hal kerajinan tangan untuk membentuk SDM di Tanjabbar yang unggul dan berdaya saing,” Pungkasnya.

Jika mengunjungi Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjabbar, ada hal yang menarik perhatian. Yakni hamparan Purun yang cukup luas.

Dan tak jarang kita akan melihat sejumlah rumah ada ibu dan anak perempuan yang menganyam purun untuk sovenir, tas, tikar dan lainnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

77 Pejabat Eselon 3 dan 4 Tanjabbar di Lantik, Ini Nama Namanya

Pemerintahan

Akses ke Arab Saudi di Tutup, Bagi Jamaah Umrah

Politik

Fraksi PAN Setujui Raperda APBD Tahun Anggaran 2023 Menjadi Perda

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten di Desa Suak Labu

Politik

Serahkan Berkas Bacaleg ke KPU, Partai Perindo Tanjabbar Targetkan 5 Kursi

Politik

Serap Aspirasi Masyarakat, Jamal Reses ke Kampung Nelayan

Peristiwa

Sijago Merah Mengamuk di Pemukiman Warga Kelurahan Sungai Nibung

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Dampingi Wagub Abdullah Sani Hadiri Haul Syech Abdul Qodir Al Jailani di Bram Itam Kanan

judi slot triofus