Dongkrak Sektor Pariwisata, Investasi dan Bisnis di Kepri, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa BKPSDM Tanjabbar Gelar Bimtek Tata Kelola BLUD Bagi Nakes Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten, Zaharudin: dilakukan Berjenjang dan Pencegahan Secara Masif Bupati Anwar Sadat Buka Secara Resmi MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten di Desa Suak Labu Demi Menjamin Mutu Dan Keselamatan Pasien, LAFKI Jakarta Melaksanakan Survey Akreditasi Di RS dr Bratanata Jambi

Home / Industri / Tanjabbar

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 11:10 WIB

Ketua TP PKK Tanjabbar Promosikan Tas Anyaman Purun Desa Pematang Buluh

TANJABBAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjabbar, Hj. Fadhilah Sadat kunjungi pelaku usaha home industri kerajinan tangan di RT Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Jumat (6/8/21).

Salah satu pengrajin yang dikunjungi yakni pengrajin tangan anyaman Purun Danau (Eleocharis dulcis) ANNISA milik ibu Nurhayah yang mengikah purun menjadi tas, hiasan dinding, tempat tisu dan lainnya.

Umy Dhilah mengungkapkan selaku Ketua Dekrabasda dirinya berkewajiban membantu mempromosikan agar masyarakat tahu, jika ada pengrajin Purun yang menjadikan tas dengan kualitas yang sangat baik.

” Potensi yang cukup luar biasa menjadikan dusun pematang buluh menjadi sentra kerajinan tangan dalam membuat tas yang memiliki ciri khas dan punya nilai jual yang bagus,” Ungkapnya.

Disebutkannya, tas bahan Purun tersebut memiliki motif yang khas tentunya bisa menjadi daya tarik sendiri untuk dijual baik itu di daerah hingga ke tingkat nasional.

Baca Juga :  Pantau Vaksinasi Anak, Danrem 042/Gapu : Capaian Vaksinasi Di Tebo Luar Biasa

” Kita lihat sendiri bahwa pengrajin tersebut memiliki bakat luar biasa dalam bidang industri rumahan dan kerajinan. Hasil yang diproduksi pun memiliki kualitas yang baik dan menarik,” Sebutnya.

Pada kesempatan ini, dirinya juga melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang membuat dan mengembangkan usaha kerajinan tangan tersebut.

” Banyak yang bisa diproduksi dari Purun yang berguna untuk masyarakat, karena selain tas, di sini juga membuat tikar dan tempat tisu.” Ujarnya.

Ia menyebutkan tak hanya itu, kualitas tas berbahan baku purun ini tak kalah saing dengan produk lokal daerah lain. Apalagi kata dia bahan baku purun ini memiliki daya tahan yang cukup lama, tidak cepat rusak.

Baca Juga :  Kapal Tugboat Membawa Tongkang Hantam Jembatan WFC

” Saya sangat berharap para pengrajin dapat terus mengembangkan usaha kerajinannya, dan terus fokus agar tujuan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian dapat terwujud dengan baik,” Harapnya.

Istri Bupati Tanjabbar H. Anwar Sadat ini juga menyarankan adanya kolaborasi antar pengrajin untuk memaksimalkan produksi kerajinan tangan yang diciptakan.

“ Harapannya juga tentunya masyarakat lainnya tergerak hatinya untuk belajar dalam hal kerajinan tangan untuk membentuk SDM di Tanjabbar yang unggul dan berdaya saing,” Pungkasnya.

Jika mengunjungi Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjabbar, ada hal yang menarik perhatian. Yakni hamparan Purun yang cukup luas.

Dan tak jarang kita akan melihat sejumlah rumah ada ibu dan anak perempuan yang menganyam purun untuk sovenir, tas, tikar dan lainnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Rumah Warga Teluk Nilau Hangus Terbakar

Tanjabbar

Kapolda Jambi Tinjau Budidaya Ikan dan Kebun Ketahanan Pangan Polres Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka MTQ ke-IX Tingkat Kelurahan Tebing Tinggi

Tanjabbar

Bentuk Solidaritas, DPD Perindo Tanjabbar Beri Bantuan Korban Kebakaran di Kampung Nelayan

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Sambut Kunker Pj Gubernur Jambi

Tanjabbar

Kemenag Akan Prioritaskan CJH Tahun 2020 Untuk Berangkat Haji

Tanjabbar

KPU Tanjabbar Sosialisasi Kepastian Pemilih dan Bagi Masker

Tanjabbar

Kancab Kuala Tungkal, Sediakan Ratusan Ton Kebutuhan Pangan di Dua Kabupaten