LIVE TV
Warganya Terkonfirmasi Covid-19, Kantor Desa Jati Emas Lockdown, Polres Tanjabbar Lakukan Tracking Pemkab Tanjabbar Berlakukan Larang Bepergian Ke Luar Daerah Bagi ASN dan Honorer Pantau Kinerja, Bupati Anwar Sadat Bakal Reshuffle Sejumlah Pejabat Dampingi Peserta Vaksin, Tubagus: Kita Sukseskan Pekan Vaksinasi Lansia Sukseskan Pekan Vaksinasi, Bupati Anwar Sadat, Berikan Apresiasi ke Lansia

Home / Tanjabbar

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 18:42 WIB

Korban Pencabulan Bimbel Online di Betara Ternyata Pelajar SMA dari Sumsel

Pelaku yang diamankan Polisi di Kediamannya di Betara III Desa Pematang Lumut. [FOTO : JambinetID/Restjb]

Pelaku yang diamankan Polisi di Kediamannya di Betara III Desa Pematang Lumut. [FOTO : JambinetID/Restjb]

TANJAB BARAT – Oknum Guru Honorer salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat AG (31) di Kecamatan Betara yang ditangkap polisi diduga melakukan persetubuhan dengan M (16) warga Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel).

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputo mengungkapkan Korban tinggal bersam pelaku selama 20 hari dari tanggal 15 Februari 2020 s/d 6 Maret 2020 di Betara III Desa Pematang Lumut.

“Selama itulah pelaku melancarkan asinya,” ungkap AKBP Guntur, Sabtu (29/08/20).

Orang tua korban yang tak terima atas perbuatan itu melaporkan ke Polres Tanjab Barat.

“Dari laporan itu AG pun kita amankan,” tutup Guntur.

Baca Juga :  Bupati Safrial Dampingi Pjs Gubernur dan Danrem Tinjau Logistik KPU

Perkenalan pelaku dengan korban pada Juli 2019, melalui media watsApp grup bilbel online yang di mentori oleh pelaku AG.

Sementar pelaku AH kepada polisi mengakui melakukan perbuatannya atas dasar mau sama mau bahkan hingga puluhan kali. Bahkan, menurutnya MP saat itu tidak mempersoalkan hal itu.

“Kami melakukan nya mau sama mau,” katanya.

Lelaki berusia 31 tahun ini mengaku dirinya melakukan hubungan suami istri dengan korban tersebut berulang kali. Bahkan, hal itu dilakukan dirumah yang ia tinggali seorang diri.

Menurut AG dirinya membawa korban tersebut secara sadar dari Jambi ke Betara. Bahkan, wanita 16 tahun itu sudah sekitar 20 hari bersama dirinya dalam satu rumah papa yang ia tinggali ditepi jalan Lintas Jambi – Tungkal.

Baca Juga :  Ops Yustisi, Polres Tanjabbar Tindak Masyarakat Tak Patuh Prokes

“Saya jemput di Jambi dia (red, M) sudah ada sekitar 20 hari disini,” ucapnya.

MP dimintanya dari Sumsel ke Jambi dengan alasan untuk menghiburnya yang akan mengikuti Tes CPNS Februari lalu.

Dia mengakui jika perbuatan tersebut salah. Menurutnya, dirinya sengaja membawa perempuan itu ke rumahnya.

“Iya, saya ditangkap karena melakukan itu sama anak orang,” tandasnya (*/DN)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Pemkab Tambah 1 Armada Rute Batam, Bupati : Prospek Menggenjot Ekonomi Daerah

Tanjabbar

11 PPK di Tanjab Barat Telah Kembalikan Logistik ke KPU

Covid-19

Enam Tambahan Positif Covid-19 di Jambi dari Muaro Jambi dan Tanjabbar

Tanjabbar

Larangan Mudik Berakhir, Penumpang dari Batam Tiba di Pelabuhan RoRo Tungkal

Tanjabbar

Kunker ke Tanjabbar, Begini Sambutan Safrial ke Gubernur Jambi

Tanjabbar

Soal Pengangkatan 145 CPNS, Gatot Suwarno: Segera di Usulkan

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Berikan Bantuan Suplemen pada Petugas Medis RSUD KH Daud Arif Terpapar Covid-19

Pilkada

Keterangan KPU Terkait Isu Penjokian dalam Proses Coklit