Gerimis Tak Padamkan Semarak Kemerdekaan: Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Tanjab Barat Setengah Abad Penuh Keberkahan: Bupati Anwar Sadat dan Ketua TP PKK Tanjab Barat Berbagi Bahagia Bersama Yatim dan Duafa Pengukuhan 45 Paskibraka Tanjab Barat 2026: Bupati Anwar Sadat Titip Pesan Patriotisme dan Karakter Generasi Penghebat Bangsa Aksi Nyentrik Menyapa Warga: Bupati Anwar Sadat Menunggangi Vespa Masuk Lorong, Salurkan 100 Sembako Door-to-Door PUNCAK SYUKUR HARI JADI KE-61 TANJAB BARAT: BUPATI ANWAR SADAT GELAR HIBURAN RAKYAT DI ALUN-ALUN KUALA TUNGKAL

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:47 WIB

Optimis 24 Sumur Bor Migas Milik Tanjabbar, Ahmad Jahfar: Tidak Ada Alasan Tanjabtim Mengklaim

TANJABBAR – Kisruh terkait 24 sumur bor diwilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sempat jadi kisruh antara Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ahmad Jahfar SH, pun angkat bicara.

Politisi Golkar ini, Optimis dan yakin jika 24 sumur bor yang diklaim oleh pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung timur itu tidak bisa dilakukan pembagian, karena kata dia memang sejak awal memang masuk wilayah peta Tanjung Jabung Barat.

” Apalagi setelah membaca komentar Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat di media yang mengatakan bahwa data yang dimiliki Tanjung Jabung Timur itu tidak ada sama sekali. Apalagi Penyampaian lisan TPBD Tanjab Timur sangat berbeda dengan kondisi di lapangan.” Kata Jahfar.

Ia menyebutkan bahwa, perselisihan antar dua Kabupaten yang terjadi pada saat ini memang hal yang tidak wajar terjadi. Melihat Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung timur merupakan satu rumpun pada awalnya.

Baca Juga :  Panen Cabai di Lubuk Terentang, Bupati Berharap Bisa Mendongkrak Perekonomian Perdesaan

” Terkait dengan persoalan perbatasan Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Semestinya kita mematuhi saja peta dan garis perbatasan yang ditetapkan sejak dulu. Bagaimanapun Tanjung Jabung Timur dulunya merupakan bagian dari Tanjung Jabung Barat, ” Sebutnya.

Demikian dijelaskan nya jika desa-desa yang disengketakan hari ini sejak dulu hingga saat ini adalah bagian dari administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, termasuk 24 sumur bor yang disengketakan.

” Dengan berbagai aspek. Mulai dari segi yuridis, administrasi, sejarah, selama ini tidak ada permasalahan. DBH itu selama ini kan masuk ke Tanjung Jabung Barat, oleh karena itu tidak ada alasan sebenarnya secara administrasi bahwa Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengklaim itu wilayah mereka,” Tegasnya.

Oleh karena itu dirinya mendukung penuh, tentang kejelasan yang saat ini diperjuangkan.

” Bupati harus tegas kukuh sikap dan kebijakan politiknya untuk mempertahankan wilayah Tanjung Jabung Barat tidak boleh lepas sedikitpun,” Tegas Jahfar.

Baca Juga :  Gunakan Becak, Kapolres Tanjabbar Door to Door Vaksinasikan Lansia

Ia menyampaikan jika saat ini kondisi real di perbatasan itu mulai dari dana Desa kemudian anggaran APBD selama ini Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memperhatikannya. Artinya itu secara real yang memperdulikan wilayah itu adalah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

” Semenjak berpisah, Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur daerah itu juga milik Kabupaten Tanjung Jabung Barat, nah sumur migas yang ada di situ selama ini juga DBH nya masuk ke Tanjung Jabung Barat.” Bebernya.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi Kabupaten Tanjung Jabung timur, mengklaim hal ini, karena dia penduduk disitupun yang ada di situ ktp-nya pun KTP Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

” Maka tidak ada alasan baik itu Kemendagri, pemerintah provinsi dan pemerintah Tanjung Jabung Timur untuk klaim wilayah itu menjadi wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur,” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Kecewa, KNPI Tanjabbar Tolak Dana Hiba Disparpora

Pemerintahan

Peringati HUT Jambi ke-67, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Amanat Gubernur

Tanjabbar

Buka TC MTQ, Bupati Targetkan Tanjabbar Juara Umum

Tanjabbar

Polisi Akan Telusuri Jaringan JAD di Tanjabbar.

Pemerintahan

Haru dan Bangga, Ponpes Al-Anwar Wisuda Hafiz 30 Juz: Wabup Katamso Ingatkan Pesan B.J. Habibie

Pemerintahan

Al Haris Hadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024

Pemerintahan

Wabup Katamso Genjot Pariwisata Lingkungan: Sambut Mahasiswa Magister UNJA, Jajaki Potensi Mangrove Kelas Dunia di Tanjab Barat!

Infrastruktur

Kecewa Pembangunan Oprit Jembatan Sugeng, Anwar Sadat Lapor Gubernur

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/