Recha Oktaviani Safitri, Mahasiswi Berprestasi Asal Tanjabbar, Wakili Lulusan di Wisuda Universitas Baiturrahim Jambi pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan

Home / Tanjabbar

Kamis, 6 Agustus 2020 - 12:17 WIB

Dugaan Pembangunan Jalan Rabat Beton di atas Tanah Makam

TANJAB BARAT – Lurah lubuk Kambing, Kecamatan Renah Menalu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat diduga melakukan pembangunan jalan rabat beton di atas tanah makam.

Dugaan ini disampaikan oleh beberapa pihak, termasuk ketua RT dan tokoh masyarakat setempat juga menyebutkan bahwa tanah tersebut merupakan tanah makam.

Jalan rabat beton tersebut dibangun di RT 02, Kelurahan Lubuk Kambing. Jalan tersebut menghubungkan Lokasi, dimana di jalan inilah yang diklaim sebagai lokasi tempat makam tersebut.

Thamrinsyah selaku ketua RT 01 setempat, menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah mengusulkan untuk pembangunan jalan rabat beton. Apalagi jalan rabat beton tersebut diklaim oleh pihaknya merupakan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang sudah banyak yang dimakamkan di TPU tersebut.

Baca Juga :  Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Kelurahan Tungkal II, Anwar Sadat Sampaikan Hal Ini

“Ngotot nian nak bangun sini. Pada saat di musrenbang kita juga tidak mengajukan itu. Saya kalau tidak ada manfaatnya bagi masyarakat kami tidak ambil,” ujarnya.

“Aku minta jalan ke air dan jembatan gantung, minta bangun tempat anak-anak ngajiĀ  kebetulan tidak dapat, aku minta lagi UKM tidak dapat juga, kalau tidak dapat aku tidak minta aku bilang,” timpalnya.

Ia menyebutkan bahwa alasan lurah membangun jalan tersebut untuk memudahkan akses masyarakat ketika memikul keranda atau mobil ambulan masuk.

“Apa yang mau di tanam, di mana lagi ini udah penuh tempatnya,” tegasnya.

Soal awal pembangunan kata Thamrinsyah dirinya dilibatkan dalam pengukuran di areal sekitar makam. Namun, saat ditanyakan apakah dirinya mengetahui bahwa pengukuran tersebut untuk pembangunan jalan, kata Thamrinsyah dirinya mengetahui.

Baca Juga :  Petugas Coklit di Betara Terkendala Corona, KPU Tanjabbar Tunggu Rekom Gugus Tugas

“Saat pengukuran ada kita di kasih tau, ya kita diperintah dia, tapi ya pas ngukur itu kita tidak bisa bekutik lagi karena kendak itu lah. Dak bisa kita nak ngomong kek gimana lagi, ngikut aja kita,” katanya.

Sementara itu, soal berapa banyak makam yang berada di lokasi lahan tersebut, Ia tidak mengetahui berapa banyak. Namun, dirinya memastikan bahwa semua masyarakat sekitar mengetahui bahwa lokasi tersebut merupakan tanah makam.

“Semua masyarakat sini tau, yang kita tanyakan kenapa ini ngotot nian mau bangun di jalan ini. Ini tanah makam, banyak makam di sini,” sebutnya.(*/Hry/MR)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Jelang Nataru Forkompinda dan OPD Tanjabbar Gelar Rakor

Peristiwa

Pemuda di Tanjabbar Tewas di Hantam Tabung Senapan Angin

Pemerintahan

5 Kecamatan Abaikan Himbauan Berqurban, Bupati: Mungkin Mereka Tidak Ada Niat

Pemerintahan

Tinjau Normalisasi Anak Parit, Anwar Sadat Himbau Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten

Tanjabbar

Bupati Sebut Skema Ranperda APBD 2021 Alami Perubahan Singnifikan

Tanjabbar

163 CPNS Formasi 2019 Kabupaten Tanjab Barat Terima SK

Pemerintahan

Mantapkan Proses Persiapan Jelang MTQ, Pemkab Tanjabbar Gelar TC Qori Qori’ah

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/