Tanjab Barat Jadi Pusat Pengukuhan JATMAN Se-Jambi, Bupati Anwar Sadat: Organisasi Agama Pilar Penting Pembangunan Berkah Madani Hadapi Musim Kemarau, Bupati Anwar Sadat Tegaskan Sinergi Penuh Cegah Karhutla di Tanjab Barat Setiap Rupiah APBD Harus Kerja: Bupati Anwar Sadat Tekankan Manfaat Nyata bagi Rakyat Berkah Safari Dakwah, Bupati Anwar Sadat Sambut Silaturahmi Ulama Al-Azhar Mesir Syekh ’Ala di Tanjab Barat Lolos Final Jambi SPARK BI 2026, Tim Mahasiswa UINKA Kuala Tungkal Dapat Dukungan Penuh Wabup Katamso

Home / Politik / Tanjabbar

Selasa, 2 Februari 2021 - 20:05 WIB

Kecewa Soal Rapat Tertutup, Fraksi PAN Pilih Walk Out

TANJAB BARAT – Rapat Dengar Pendapat antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dengan Pemkab Tanjabbar berlangsung alot, rapat yang seharusnya dilaksanakan secara terbuka untuk umum, nyata harus tertutup.

Perdebatan soal rapat terbuka atau tertutup pun hampir berlangsung selama satu jam, pimpinan rapat Sjafril Simmamora inginkan rapat dilangsungkan terbuka. Namun pemkab yang diwakili sekda Tanjabbar Agus Sanusi

” Setau kami ini rapat banggar yang tertutup.
Intinya rapat ini terbuka. Saya heran dengan pak sekda, saya tau bapak orang yang disipilin dengan aturan tapi kenapa hari ini bapak seperti itu,” Kata Ucok Mora sapaan akrab Sjafril Simmamora.

lantaran dirinya merasa tidak bisa menjadi pimpinan rapat lantaran rapat yang awalnya terbuka kini menjadi tertutup berdasarkan polling dari anggota dewan yang hadir. Politisi Partai Amanat Nasional ini pun pilih Walk Out dari ruang rapat bersama Fraksi PAN lainnya.

Baca Juga :  Ketua Fraksi PDI perjuangan Temui Pendemo Terkait UU Cipta Kerja

Ia menyebutkan bahwa, agenda dengar pendapat soal mutasi pegawai yang di duga menyalahi aturan baik aturan perundang-undangan maupun surat edaran menteri. Seharusnya berlangsung secara terbuka bukan secara tertutup.

” Saya sebagai pimpinan sangat kecewa untuk apa forum ini di tutup. Kita ini kan masyarakat sudah tau (persoalannya). Aturan tartib kami juga sudah jelas itu rapat dengar pendapat terbuka. Alasan dia (sekda) itu tidak masuk akal,” Kesalnya.

Sementara itu, terkait dengan Sekda yang tetap mempersoalkan perihal undangan, Ucok Mora bahkan berspekulasi bahwa ada suatu hal yang ditutup-tutupi dan menimbulkan kecurigaan. Padahal kata Ucok Mora pihaknya hanya ingin mendapatkan penjelasan.

Baca Juga :  Bupati Safrial Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro

” Ini kan masalah ULP, ini jadi tanda tanya kami ini, kami curiga apa dia di non job kan karena tidak melaksanakan tugas bupati makanya di pecat atau di mutasi,” Kata Ucok.

” Kami cuma minta menjelaskan saja permasalahannya dan ini tidak bisa mesti harus tertutup. Biar publik tau. Kalau kita tertutup mungkin kawan-kawan dan masyarakat analisanya lain lagi, kenapa ini di tutup. Biarkan masyarakat berspekulasi,” Timpalnya sembari meninggalkan ruang rapat.(*/Hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Ops Yustisi, Polres Tanjabbar Tindak Masyarakat Tak Patuh Prokes

Tanjabbar

163 CPNS Formasi 2019 Kabupaten Tanjab Barat Terima SK

Daerah

Sekda Tanjabbar Sampaikan Nota Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2020

Pemerintahan

Wabup Hairan Hadiri Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan 2021

Politik

Fraksi Nasdem Berkarya Sepakat Raperda Anggaran Tahun 2023.

Infrastruktur

Panggil Pihak Balai dan Rekanan Jembatan Pargom, Wabup Tegaskan Hal Ini

Tanjabbar

Pembuatan Paspor Umroh di Kantor Imigrasi Kuala Tungkal Meningkat

Tanjabbar

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/