DPRD dan Pemkab Tanjabbar Mulai Petakan Arah Pembangunan 2027 Lewat Paripurna KUA-PPAS Sulap Daun Resam Jadi Kain Bernilai Seni, UMKM Ecoprint Kuala Dasal Dipuji Bupati Anwar Sadat Duet Anwar Sadat – Katamso Salurkan Sembako hingga Santunan Kebakaran di Kuala Dasal Tak Hanya Sawit-Karet, Duet Anwar Sadat – Katamso Dorong Desa Jadi Sentra Hortikultura Modern Serunya Nobar di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Rayakan Kemenangan Argentina Bersama Ratusan Warga

Home / Infrastruktur / Tanjabbar

Senin, 14 Juni 2021 - 19:18 WIB

Bupati Akan Menganggarkan Infrastruktur Menuju Hutan Mangrove

TANJABBAR – Hutan Mangrove merupakan salah satu destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini. Namun sejak beberapa tahun terakhir tempat wisata ini seakan kurang mendapat perawatan.

Hal tersebut terlihat pada kondisi jembatan kayu sebagai akses penghubung ke destinasi wisata hutan mangrove ini yang sudah miring dan rapuh.

Akibatnya, akses menuju hutan mangrove tersebut sangat membahayakan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke salah satu tempat wisata kebanggaan Kabupaten Tanjabbar ini.

Baca Juga :  Pemkab Tanjab Barat Kembali Raih WTP dari BPK Provinsi Jambi

Menangapi hal ini, Pemkab Tanjabbar dalam waktu dekat akan memetahkan serta mendorong dan mempercepat program wisata mangrove.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat,M.Ag. Senin (14/6/21). Ia menyebutkan bahwa jika pihaknya mendorong agar Dispora percepatan program wisata mangrove ini.

” Kemarin saya sudah dua kali ke sana, melihat kondisi jembatan yang sangat memperihatinkan ini. Insyaallah mudah-mudahan kita minta persetujuan DPR, untuk menganggarkankan percepatan jembatan dan infrastruktur yang menuju ke arah mangrove.” Kata bupati.

Baca Juga :  Proses Proyek Tender di Pokja Bermasalah, Kabag ULP Terkesan Menghilangkan

Ia menjelaskan bahwa, memang situasi tanah untuk pembangunan ini struktur tanahnya memang harus di dirigit beton. Untuk itu kata dia melalui anggaran APBD murni nanti, akan diupayakan. Sehingga lebih mudah akses untuk masuk ke hutan mangrove tersebut.

” Kita baru bisa aksi pada tahun 2022 mendatang, karena yang kemarin kan saya tidak masuk dan pembahasannya.” Pungkasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Paripurna Keempat, Fraksi Golkar Beri Catatan Ini ke Pemkab

Tanjabbar

Polres Tanjabbar Terima Penghargaan Dari KKP

Politik

Ketua DPRD Tanjabbar H. Abdullah Sudah di Coklit

Tanjabbar

Terkait Pengawasan Orang Asing, Ini Kata Kepala Imigrasi Kuala Tungkal

Covid-19

Pemkab Tanjabbar Akan Berlakukan Jam Malam

Pemerintahan

Jelang Pilkada Serentak, Bupati Berpesan Pentingnya Menjaga Kondusivitas

Politik

Fraksi PKB Apresiasi Tim TAPD Terkait pembangunan di Tanjabbar

Pemerintahan

Bupati Tanjabbar dan Bupati Batanghari Tandatangani Kerjasama Antar Daerah

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/