Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Intro / Pemerintahan

Senin, 3 Juni 2024 - 22:03 WIB

Al Haris Resmikan Toko TPID di Pasar Siulak Kerinci: Upaya Kendalikan Harga Pangan

Jambi – Gubernur Jambi Al Haris meresmikan Toko Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kerinci di Pasar Senin Siulak, Kabupaten Kerinci, Senin (3/6/24).

Peresmian Kopi Kerinci (Toko Pengendalian Inflasi Kerinci) ini disaksikan Pj Bupati Kerinci Asraf, Kepala BI Perwakilan Jambi, Perwakilan Bulog, dan para pimpinan Forkopimda Kabupaten Kerinci.

Gubernur Al Haris mengatakan dengan adanya toko TPID yang menyediakan beras, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabe, dan bawang merah tersebut diharapkan dapat mengendalikan harga pangan di Kerinci.

“Kerinci ini mulai dari Januari 2024 lalu menjadi daerah perhitungan inflasi bersama Bungo dan Kota Jambi. Adanya toko TPID ini kita harap dapat menjadi acuan harga-harga kebutuhan pokok di Kerinci ini,” kata Al Haris.

Al Haris menyebutkan secara stok pangan daerah Kerinci masih aman, hanya saja tata niaga yang belum terkendali sehingga menyebabkan terjadinya inflasi.

Baca Juga :  Dihantam Tugboat Maju Jaya, Dermaga Teluk Kempas Alami Kerusakan

“Jadi inflasi disini bukan karena stok, tapi tata niaga yang tidak terkendali, hukum pasar pedangan cenderung menjual ke harga yang lebih tinggi, dan itulah yang menyebabkan harga tidak terkendali. Jadi perlu ada toko TPID ini untuk menjadi penyeimbang harga,” ujarnya.

Al Haris juga berharap toko TPID ini ada disemua Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi. Selain itu, Al Haris juga akan melakukan langkah penguatan pangan dengan meminta setiap daerah menyiapkan lahan khusus untuk ditanami tanaman yang bisa mengendalikan inflasi.

“Ini sudah ada toko TPID, saya minta semua daerah punya toko inflasi, selanjutnya tinggal penguatan pangan kita. Untuk penguatan pangan, Bungo sudah melakukan langkah menyiapkan lahan 10 hektar untuk penguatan pangan, nanti kedepan saya ingin semua daerah punya lahan khusus juga untuk penguatan pangan,” katanya.

Baca Juga :  Temuan BPK 2 Miliar, OPD Tanjabbar di Warning Kembalikan Uang

Sementara itu Plt Asisten II Pemprov Jambi yang juga Wakil Ketua TPID Jambi Johansyah mengatakan Kerinci merupakan salah satu daerah selain Bungo dan Kota Jambi yang menjadi daerah perhitungan inflasi di Provinsi Jambi.

Terkait toko TPID, dikatakan Johansyah merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Kerinci.

“Khusus Kerinci pencatat harga komunitas di pantau di Pasar Senen Siulak dan Pasar Hiang. Toko TPID ini dibiayai bank Indonesia, berkoordinasi dengan Bulog. Toko ini merupakan salah atau upaya mengendalikan inflasi daerah serta penyeimbang harga pangan masyarakat yang menjadi perhitungan inflasi,”sebutnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Nyeloteh dan Nyindir Pemerintah di Medsos, Anggota DPRD Jamal di Kritik Ketua P3S

Pemerintahan

Gemerlap Kuala Tungkal! Festival Arakan Sahur 2026 Resmi Dimulai, Bupati Anwar Sadat: Kreativitas Pemuda Luar Biasa

Pemerintahan

Singgung Pemkab Arogan, Fikry Azhary: Belajar Hukum Dululah Baru Bicara

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka Bimtek Pemusnahan Arsip

Pemerintahan

Pimpin Apel Pagi, Wabup Katamso Targetkan Setda Jadi Mercusuar Kedisiplinan bagi OPD Lain

Pemerintahan

Serahkan Bantuan, Bupati Tanjabbar Kunjungi Korban Kebakaran di Kuala Betara

Pemerintahan

Buka Rakor dan Bimtek Pengelolaan DAK Fisik Pendidikan 2024, Gubernur Al Haris: Gunakan Dana Sebaik-baiknya

Pemerintahan

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Bupati Anwar Sadat Sambut Silaturahmi Kajari Baru Tanjab Barat

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/