Recha Oktaviani Safitri, Mahasiswi Berprestasi Asal Tanjabbar, Wakili Lulusan di Wisuda Universitas Baiturrahim Jambi pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan

Home / Industri / Tanjabbar

Rabu, 28 Juli 2021 - 20:07 WIB

Bupati Anwar Sadat Jadi Narasumber Pelatihan Teknis Komoditas Padi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Teknis bagi Non Aparatur Angkatan XXVIII (Komoditas Padi) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Jambi di Kecamatan Pengabuan, Rabu (28/7/21).

Diakui oleh pihak BPP maupun kelompok tani peserta pelatihan, pelatihan kali ini adalah momen perdana hadirnya bupati sebagai narasumber.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan oleh bupati terkait “Panen Dan Pasca Panen Tanaman Padi”.

Didampingi Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, Bupati membeberkan pentingnya menjaga kualitas/mutu beras dengan memperhatikan proses penyimpanan gabah setelah panen.

“ Hal ini tentunya dimaksudkan agar beras yang dihasilkan petani dapat bersaing dengan beras dari luar seperti dari palembang, lampung, padang dan daerah lainnya,” Kata Bupati.

Baca Juga :  Jembatan Gantung di Renah Menalu Ambruk, Belasan Anak Sekolah Jatuh ke Sungai

Pemerintah daerah, kata Anwar Sadat, telah melakukan terobosan dalam menyerap beras produksi petani di antaranya dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal yang dihasilkan petani Tanjung Jabung Barat.

” Saat ini pemerintah juga telah menjalin kerjasama antar daerah termasuk dalam rangka mengembangkan potensi-potensi yang layak dikerjasamakan termasuk juga terkait pemasaran beras petani.” Jelasnya.

“Jadi dalam hal ini pemerintah akan terus berupaya mencari solusi pemasaran bagi beras produksi petani kita. Oleh karenanya sangat penting untuk memperhatikan dan menjaga kualitas beras agar bisa bersaing dengan beras produksi daerah lain,” Timpalnya.

Baca Juga :  DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Rancangan Perda RPJMD Tahun 2025- 2029

Pada sesi diskusi, Bupati juga meminta aparatur penyuluh untuk selalu membantu petani guna mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu beras termasuk terkait kebutuhan alat perontok padi maupun lantai jemur sehingga gabah yang sudah disabit tidak terlalu lama di lahan yang bisa menyebabkan beras patah dan bewarna kekuningan.

Usai memberikan materi pada pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari para petani, pemilik penggilingan padi dan penyuluh kecamatan pengabuan dan senyerang tersebut, Bupati beserta istri meninjau gudang produksi beras dan mengunjungi sentra UMKM usaha pembuatan kerupuk udang.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Kapolres dan BKO Brimob Polda Aceh Berbagi Sembako pada Abang Becak Patuh Ptotokol Kesehatan

Tanjabbar

Audiensi Bersama Jurnalis, UAS: Peran Media Sangat Vital

Pemerintahan

Pjs Bupati Tanjabbar Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemda Tahun 2024

Pemerintahan

Buka TC MTQ, Ini Harapan Anwar Sadat ke Para Kafilah

Infrastruktur

Dewan Minta BPK Lakukan Audit Proyek Manunggal II Parit 4

Daerah

Bupati Safrial Surati Presiden

Tanjabbar

Bupati Anwar Sadat Serahkan Sertifikat Tanah Agraria di Desa Delima

Tanjabbar

Pembeli Hewan Qurban Menurun, Harga Jual Sapi Mengalami Kenaikan

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/