LIVE TV
Didampingi Kabid Cikar, Bupati Anwar Sadat Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak Rapat Kerja di Forum TJSLP, Bupati Anwar Sadat Minta Perusahan Jujur dan Terbuka Ratusan PNS di Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Terbanyak Tenaga Guru Tinjau Vaksinasi Massal, Wabup: Kita Targetkan 40-50% Masyarakat Sudah Tervaksin Wabup Hairan Pimpin Zoom Meeting Persiapan Kunker Mendikbudristek

Home / Tanjabbar / Industri

Rabu, 28 Juli 2021 - 20:07 WIB

Bupati Anwar Sadat Jadi Narasumber Pelatihan Teknis Komoditas Padi

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat didaulat menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Teknis bagi Non Aparatur Angkatan XXVIII (Komoditas Padi) di Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Provinsi Jambi di Kecamatan Pengabuan, Rabu (28/7/21).

Diakui oleh pihak BPP maupun kelompok tani peserta pelatihan, pelatihan kali ini adalah momen perdana hadirnya bupati sebagai narasumber.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan oleh bupati terkait “Panen Dan Pasca Panen Tanaman Padi”.

Didampingi Ketua TP PKK Hj. Fadhilah Sadat, Bupati membeberkan pentingnya menjaga kualitas/mutu beras dengan memperhatikan proses penyimpanan gabah setelah panen.

“ Hal ini tentunya dimaksudkan agar beras yang dihasilkan petani dapat bersaing dengan beras dari luar seperti dari palembang, lampung, padang dan daerah lainnya,” Kata Bupati.

Baca Juga :  Danrem Gapu Terima Audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi

Pemerintah daerah, kata Anwar Sadat, telah melakukan terobosan dalam menyerap beras produksi petani di antaranya dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk membeli dan mengkonsumsi beras lokal yang dihasilkan petani Tanjung Jabung Barat.

” Saat ini pemerintah juga telah menjalin kerjasama antar daerah termasuk dalam rangka mengembangkan potensi-potensi yang layak dikerjasamakan termasuk juga terkait pemasaran beras petani.” Jelasnya.

“Jadi dalam hal ini pemerintah akan terus berupaya mencari solusi pemasaran bagi beras produksi petani kita. Oleh karenanya sangat penting untuk memperhatikan dan menjaga kualitas beras agar bisa bersaing dengan beras produksi daerah lain,” Timpalnya.

Baca Juga :  Bupati Tak Hadir, Paripurna DPRD Tanjabbar Molor

Pada sesi diskusi, Bupati juga meminta aparatur penyuluh untuk selalu membantu petani guna mencari solusi yang tepat untuk meningkatkan mutu beras termasuk terkait kebutuhan alat perontok padi maupun lantai jemur sehingga gabah yang sudah disabit tidak terlalu lama di lahan yang bisa menyebabkan beras patah dan bewarna kekuningan.

Usai memberikan materi pada pelatihan yang diikuti oleh sebanyak 60 orang peserta yang terdiri dari para petani, pemilik penggilingan padi dan penyuluh kecamatan pengabuan dan senyerang tersebut, Bupati beserta istri meninjau gudang produksi beras dan mengunjungi sentra UMKM usaha pembuatan kerupuk udang.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Belum Ada Surat Penunjukan Untuk Plh Bupati Tanjabbar

Tanjabbar

Bupati Safrial Hadiri HUT Bank 9 Jambi ke 58

Tanjabbar

Mantap! Pemkab Tanjabbar Terima Penghargaan IGA 2020

Tanjabbar

UAS – Hairan Safari Ramadhan ke Desa Sungai Muluk

Tanjabbar

Terpilih Jadi BPD Bram Itam Kanan, Ini Visi Misi Refi Elif Chandra

Tanjabbar

Disnaker; Belum Ada Penambahan Karyawan di Perusahaan

Tanjabbar

Polres Tanjab Barat Menggelar Subuh Keliling Bersama Bikers Subuhan

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Kunjungi Keluarga disabilitas di Teluk Pengkah.