pacu Kinerja ASN & PPPK, Sekda Hermansyah Tegaskan Syarat Mutlak Perpanjangan Kontrak 2027 Minimal Berpredikat Baik Kobarkan Semangat Santri, Bupati Anwar Sadat Buka Perlombaan Antarponpes se-Tanjab Barat Sambut HSN 2026 Penguatan Fasilitas Kesehatan Tanjab Barat, Pemkab Pastikan Layanan Medis Tanggap Asap Terintegrasi Hingga Tingkat Puskesmas Tinjau Pasien ISPA di RSUD Daud Arif, Bupati Anwar Sadat Pastikan Tren Kasus Mengalami Penurunan Pemkab Tanjab Barat Hadir dan Peduli, Bupati Anwar Sadat Serahkan Santunan untuk Pasien Dampak Kabut Asap

Home / Tanjabbar

Kamis, 11 Februari 2021 - 11:54 WIB

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Tanjabbar Meningkat Hingga 70 Persen

TANJAB BARAT – Kasus kekerasan Seksual Terhadap Anak di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sungguh luar biasa, pada awal tahun 2021 saja kasus ini sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Hal itu sangat berbanding terbalik jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, karena pada tahun 2021, kasus ini jika di persentasi kan mencapai 70 persen.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P2TPA Tanjabar, Agus Sumantri. Ia menyebutkan bahwa pada awal tahun 2021 ini saja pihaknya sudah menerima laporan 6 kasus seksual.

Baca Juga :  LHP Inspektorat, Puluhan Pjs Kades di Tanjabbar Kembalikan Uang ke Kas Desa 

” Jika dibandingkan 2020 lalu, kasus persetubuhan terhadap anak meningkat dan jika presentase kan meningkat 70%.” Kata Agus.

Ia menyebutkan bahwa sangat prihatin dengan peningkatan kasus terhadap anak dibawah umur ini, kata Agus kasus pelecehan seksual terhadap anak meningkat selama pandemi. Ia menduga penyebabnya karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah.

Baca Juga :  DPRD Tanjabbar Akan Gelar PAW Partai PBB, Ini Jadwalnya

” Kita ketahui ada kasus-kasus menonjol yang kita tangani di saat pandemi, yakni banyaknya pencabulan terhadap anak, yang terbarukan. Ada pelatih bola dan buruh,” Ungkapnya.

Agus juga menduga, peningkatan itu terjadi karena anak-anak semakin banyak beraktivitas di rumah selama pandemi Covid-19. Diketahui, sejak awal pandemi pada Maret lalu, anak-anak tidak belajar di sekolah melainkan belajar via daring di rumah masing-masing.

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Buka MTQ ke-53 Kecamatan Tungkal Ilir

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Sholat Idul Fitri 1444 H/2023 M di Masjid Syeikh Utsman

Peristiwa

Laka Tunggal, Mobil Vaksin Dinkes Tanjabbar Terguling di Betara

Tanjabbar

Bupati Sebut Skema Ranperda APBD 2021 Alami Perubahan Singnifikan

Pemerintahan

Jabatan Safrial Tinggal Hitungan Hari, Jual Beli Paket Proyek di Kebut

Peristiwa

Penemuan Mayat di Kebun Sawit, Hebohkan Warga Betara

Tanjabbar

Terpilih Jadi BPD Bram Itam Kanan, Ini Visi Misi Refi Elif Chandra

Kriminal

Selama Tahun 2023, Polres Tanjabbar Berhasil Menuntaskan Ratusan Kasus

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/