LIVE TV
Untuk Kemajuan Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi Dengan HMI Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan VCS Cegah Masyarakat Tidak Bakar lahan, Polres Tanjabbar Buat Program ini Selama 2020, Tercatat Ada 16 Kasus Karhutla di Tanjabbar UAS – Hairan Siapkan Program Kerja 99 Hari

Home / Tanjabbar

Senin, 6 Juli 2020 - 01:15 WIB

Cegah Karhutla, Polda Jambi dan Polres Tanjabbar Ajak Masyarakat Olah Lahan dengan Program GAS POLL

Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH. (FOTO/MR/Humas Res Tjb)

Kapolda Jambi Irjen Pol Drs. Firman Shantyabudi, M.Si dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH. (FOTO/MR/Humas Res Tjb)

TANJAB BARAT – Menghadapi musim kemarau yang diprediksi dari Juli hingga September, kondisi ini identik dengan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Guna mencegah itu. Polda Jambi bersama Polres Tanjung Jabung Barat membuat trobosan Program Edukasi Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan (GAS POLL).

Program ini untuk megedukasi masyarakat bagaimana menjadikan limbah lahan menjadi bernilai ekonomis.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan inovasi itu timbul sebagai tindaklanjut Instruksi Presiden ke -4 dan ke -7  di Hari Bhayangkara ke 47.

“Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi segera menindaklanjuti Intruksi Presiden mengedepankan pencegahan karhutla dengan mencari formula, strategi proaktif yang tepat serta memulihkan stabilitas ekonomi menghadapi Karhutla, Program itu dinamai beliau GAS PPLL Gerakan Bersama Pengolahan Limbah Lahan” ungkap Kapolres AKBP Guntur via WhatsApp, Minggu (05/07/20).

Baca Juga :  Polisi Amankan 4 Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kuala Tungkal

Kapolres menyebutkan, melalui program Gass POLL, upaya edukasi mencegah Karhutla bisa dilakukan dengan mengangkat budaya kearifan lokal yang ramah dan bernilai ekonomis.

“Yakni mengolah pupuk kompos dari sisa lahan yang dibuka agar bernilai ekonomis daripada dibakar secara sia-sia,” sebutnya.

Baca Juga :  5 Wilayah di Tanjabbar Rawan Banjir dan Longsor

Menurut Guntur, Program Kapolda Jambi ini melalui Polres Tanjab Barat selaku Pilot Project.

“Melalui program ini kita coba merubah pola fikir yang biasanya membuka lahan dengan cara dibakar diganti dengan mengolah limbah lahan itu sendiri menjadi barang bernilai ekonomis,” ujarnya.

Menurunya program ini sangat murah, sederhana, ringan bisa diikuti dan bernilai ekonomis sehingga diharapkam bisa mendorong masyarakat semakin produktif.

“Rugi membuka lahan dengan cara membakar ganti dengan mengolah limbah lahan yang dibuka sebagai bahan baku membuat pupuk kompos, pupuknya kembali ke kita sendiri,” ajak Kapolres.(Hms/Res/MS)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Status 6 Mobil Sedan Diduga Seludupan Baru Penahanan Tilang Oleh Polisi

Tanjabbar

Kapolres ; Pesan Berantai OTT Tim Paslon Pilkada Hoax

Tanjabbar

Polres Tanjab Barat Menggelar Subuh Keliling Bersama Bikers Subuhan

Covid-19

Enam Tambahan Positif Covid-19 di Jambi dari Muaro Jambi dan Tanjabbar

Tanjabbar

Terjaring Operasi Yustisi, Puluhan Warga Dihukum Push Up

Berita TNI AD

Di Kodim 0419/ Tanjab, Ny. Dewi Zulkifli Ajak Isteri Prajurit Untuk Selalu Memelihara dan Membina Kerukunan Sesama Anggota Persit

Tanjabbar

163 CPNS Formasi 2019 Kabupaten Tanjab Barat Terima SK

Tanjabbar

Pandemi, Perayaan Imlek dilaksanakan Secara Sederhana