Gerimis Tak Padamkan Semarak Kemerdekaan: Bupati Anwar Sadat Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Tanjab Barat Setengah Abad Penuh Keberkahan: Bupati Anwar Sadat dan Ketua TP PKK Tanjab Barat Berbagi Bahagia Bersama Yatim dan Duafa Pengukuhan 45 Paskibraka Tanjab Barat 2026: Bupati Anwar Sadat Titip Pesan Patriotisme dan Karakter Generasi Penghebat Bangsa Aksi Nyentrik Menyapa Warga: Bupati Anwar Sadat Menunggangi Vespa Masuk Lorong, Salurkan 100 Sembako Door-to-Door PUNCAK SYUKUR HARI JADI KE-61 TANJAB BARAT: BUPATI ANWAR SADAT GELAR HIBURAN RAKYAT DI ALUN-ALUN KUALA TUNGKAL

Home / Tanjabbar

Senin, 20 Juni 2022 - 18:18 WIB

Pembeli Hewan Qurban Menurun, Harga Jual Sapi Mengalami Kenaikan

TANJABBAR – Walaupun ditemukan kasus virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap ternak sapi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, namun Peternak dan penjual hewan berkaki empat ini masih tetap aman dan tidak berpengaruh bagi para pembeli.

Hal itu, seperti yang dituturkan salah satu peternak sapi dan kambing di Kuala Tungkal, Ismail. Ia menyebutkan memang saat ini kasus virus PMK sedang marak terjadi pada ternak sapi disebagian daerah. Namun bukan berarti berpengaruh terhadap penjualan nya.

” Sejauh ini tidak berpengaruh pembeli masih aman seperti biasa,” Ujarnya.

Namun ia mengakui, memang saat ini daya pembeli mengalami penurun, hal tersebut terjadi sejak musim Corona terkhusus menjelang Idul Adha.

” Sebelum terjadi covid 19 permintaan bisa mencapai 60 ekor saat jelang lebaran, namun seperti saat ini baru 30 ekor. Kalau masalah PMK tidak ngaruh lah ini,” Ungkapnya.

Baca Juga :  KPK Tangkap Tangan Bupati di Kalimantan Timur

Untuk mengantisipasi PMK terhadap hewan ternaknya, sejauh ini, kata Ismail pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Tanjabbar bersama dokter hewan telah melakukan pengecekan kesehatan ke para pertenak yang ada.

” Alhamdulillah ternak kita tidak ditemukan semacam penyakit PMK, karena ternak kita telah di suntik obat anti body untuk memperkuat tubuh hewan. Kalau vaksin memang belum ada,” Bebernya.

Sedangkan untuk harga walaupun pembeli menurun. Namun harga sapi mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Yang mana kenaikan itu, kita dia dari harga Rp14 juta perekor menjadi Rp16 juta, kemudian harga Rp15 juta menjadi Rp17 perekor dan harga Rp16 juta menjadi Rp18 juta perekor.

Baca Juga :  Al Haris Launching Tower Repeater GSM: Kini di Muara Hemat Sudah Ada Sinyal HP

” Kenaikan terjadi di tahun ini, tambah lagi peminat juga menurun. Sapi yang harga Rp 16 juta bisa mencapai daging bersihnya sekitar 60 kg. Sedangkan yang harga Rp18 juta daging bersih bisa mencapai 90 kg,” Ungkapnya.

Ia menyebut, Sapi yang ada dikandangnya saat ini diambil ke sejumlah daerah baik dalam Kabupaten Tanjabbar maupun daerah luar.

” Ada dari Senyerang, Sabak dan Kota Jambi sebrang. Sejauh ini pesanan untuk Idul Ahda sapi yang ada dikandang mencapai 30 ekor,
kesehatan semuanya kita jamin sampai hari H idul adha.” Tutupnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Tinjau Pos PAM Lebaran, Bupati Anwar Sadat Pastikan Kesiapan Arus Balik

Tanjabbar

Pengembalian Temuan BPK di Tanjabbar Masih Minim

Pendidikan

Wabup Hairan Hadiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak Tingkat SMP di 3 Kecamatan

Pemerintahan

Assement Pejabat, Bupati Tanjabbar Akan Rombak Kabinet

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Terima Perwakilan Pendemo Sengketa Lahan Teluk Nilau

Pemerintahan

Bentuk Kepedulian, Bupati Anwar Sadat Berikan Sepeda Baru ke Pedagang Jamu Keliling

Tanjabbar

4 Pelaku Pemerkosa Di Bukit Batu Suban Ditangkap Polisi

Pemerintahan

Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penurunan Stunting, Anwar Sadat: Ini Salah Satu Visi Misi ‘ Berkah’

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/