UAS Optimis di Usung PKS di Pilkada Tanjabbar Maju di Pilkada Tanjabbar, UAS Kantongi Rekomendasi dari DPP PAN 177 Siswa Siswi Kelas IX SMPN 2 Kuala Tungkal di Lepas, Ini Pesan Kepsek Fauzan DPRD dan Pemkab Tanjabbar Tandataganin Nota Raperda RTRW dan RPJPD Tahun 2025- 2045 Paripurna ke Empat, DPRD Tanjabbar Sampaikan Laporan Hasil Kerja Pansus dan LKPJ Bupati

Home / Tanjabbar

Selasa, 3 November 2020 - 01:18 WIB

Pemkab Tanjabbar Gelar Apel Rencana Aksi Siaga Bencana La Nina

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

TANJAB BARAT – Menghadapi Fenomenan La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Setiap daerah diminta siaga dan menyiapkan mitigasi antisipasi terjadinya bencana alam.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gelar Apel Konsolidasi Siaga Bencana Dampak La Nina dipimpin langsung Bupati Dr. Ir. H. Safrial di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

Turut hadir dalam apel Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP para Kepala OPD, Kepala Basarnas dan Perwira TNI dan Polri.

Baca Juga :  Pasca Ditemukan Pegawai Positif Covid-19, RSUD KH Daud Arif Disemprot Disinfektan

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen petugas siaga bencana Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri dari jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, didukung oleh kekuatan TNI, dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta Tim Basarnas dan Tim dari Manggala Agni.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data dari BMKG hingga akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan curah hujan yang dapat menimbulkan bencana. Termasuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Pemkab Tanjab Barat Terkendala Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Era New Normal

“Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir badang, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pemetaan lokasi yang tergolong rawan bencana di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat antara lain:

Share :

Baca Juga

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Raperda Tentang Perubahan APBD Tanjabbar Tahun Anggaran 2022

Pemerintahan

Akses ke Arab Saudi di Tutup, Bagi Jamaah Umrah

Tanjabbar

Peringati 85 Tahun Sinar Mas dan Bulan K3 Nasional, PT LPPPI Gelar Kegiatan Donor Darah

Tanjabbar

BBM Naik, Segini Harga Tiket Angkutan Umum Tungkal – Jambi

Tanjabbar

Pekan ini, Rekomendasi Calon Ketua DPRD Tanjabbar Akan Keluar

Pemerintahan

Wakil Bupati Tanjabbar Hadiri Tabligh Akbar Bersama UAS di Desa Purwodadi

Pemerintahan

Tak Bayar Pajak, Kendaraan Dinas di Tanjabbar Jadi Temuan BPK

Daerah

Kapolres Tanjabbar Salurkan Bantuan Sosial Kapolri pada Nelayan

https://iplwin-login.in/

judi slot triofus