9 Pejabat Pratama Pemkab Tanjabbar Bakal Dievaluasi. WNA diminta Berhati-hati Situs e-VOA Palsu, Plt.Dirjen Imigrasi :Situs Resmi e-VOA Hanya di Molina.Imigrasi.go.id Bupati Tanjabbar Laksanakan Safari Subuh di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Tungkal II Wabup Tanjabbar Minta P3KE Harus lebih dioptimalkan Wabup Hairan Hadiri Kegiatan DIPA dan TKD Tahun 2023

Home / Tanjabbar

Selasa, 3 November 2020 - 01:18 WIB

Pemkab Tanjabbar Gelar Apel Rencana Aksi Siaga Bencana La Nina

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

TANJAB BARAT – Menghadapi Fenomenan La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Setiap daerah diminta siaga dan menyiapkan mitigasi antisipasi terjadinya bencana alam.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gelar Apel Konsolidasi Siaga Bencana Dampak La Nina dipimpin langsung Bupati Dr. Ir. H. Safrial di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

Turut hadir dalam apel Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP para Kepala OPD, Kepala Basarnas dan Perwira TNI dan Polri.

Baca Juga :  HBA ke 62, Kejari Tanjabbar Ziarah dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen petugas siaga bencana Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri dari jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, didukung oleh kekuatan TNI, dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta Tim Basarnas dan Tim dari Manggala Agni.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data dari BMKG hingga akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan curah hujan yang dapat menimbulkan bencana. Termasuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Hadiri Launching Digitalisasi ' LIDIA' di Kemenag Tanjabbar

“Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir badang, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pemetaan lokasi yang tergolong rawan bencana di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat antara lain:

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Publikasi Data Stunting Tingkat Kabupaten, Zaharudin: dilakukan Berjenjang dan Pencegahan Secara Masif

Infrastruktur

Proyek Perkim di Kerjakan Asal Jadi, Assek: Kontraktor Harus Bertanggungjawab

Tanjabbar

Bupati Safrial Bersama Danlanal Palembang Tanam Mangrove

Pemerintahan

Pemkab Tanjabbar Salurkan Insentif Bagi Petugas Syara’

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II

Pemerintahan

Bupati Sebut, Tanjabbar Memiliki Perkebunan Yang Cukup Potensial

Tanjabbar

Cuaca Ekstrem, Satpolair Tanjabbar Himbau Tranportasi Air dan Nelayan Waspada

Tanjabbar

Pembayaran Zakat Fitrah, Ini Himbauan Kemenag Tanjabbar