Terima TPP Tiap Bulan, Kinerja Kabid PKS Kesbangpol Tanjabbar di Sorot Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Dengan Kasum TNI Bahas Pencapaian Dosis Vaksinasi Dihantam Tugboat Maju Jaya, Dermaga Teluk Kempas Alami Kerusakan Rombak Kabinet, Wabup Hairan Lantik 14 Pejabat Eselon III dan IV Nelayan Keluhkan BBM Solar Langka, Ketua HNSI Tanjabbar Minta Ini ke Pertamina

Home / Tanjabbar

Selasa, 3 November 2020 - 01:18 WIB

Pemkab Tanjabbar Gelar Apel Rencana Aksi Siaga Bencana La Nina

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

Apel Konsolidasi Siaga Bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. H. Safrial, MS di Pelabuhan LLASDP. [FOTO : JambiNET/HMS]

TANJAB BARAT – Menghadapi Fenomenan La Nina yang terjadi di Samudera Pasifik diprediksi akan mengakibatkan peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Setiap daerah diminta siaga dan menyiapkan mitigasi antisipasi terjadinya bencana alam.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat gelar Apel Konsolidasi Siaga Bencana Dampak La Nina dipimpin langsung Bupati Dr. Ir. H. Safrial di Pelabuhan LLASDP. Senin (02/11/20).

Turut hadir dalam apel Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH, Dandim 0419/Tanjab Letkol Inf Erwan Susanto, S.IP para Kepala OPD, Kepala Basarnas dan Perwira TNI dan Polri.

Baca Juga :  Pedang Pora Iringi Pelepasan AKBP Guntur Saputro

Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh komponen petugas siaga bencana Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang terdiri dari jajaran Polres Tanjung Jabung Barat, didukung oleh kekuatan TNI, dan Pemkab Tanjung Jabung Barat, serta Tim Basarnas dan Tim dari Manggala Agni.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan berdasarkan data dari BMKG hingga akhir tahun 2020 ini akan terjadi peningkatan curah hujan yang dapat menimbulkan bencana. Termasuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Baca Juga :  Bupati Minta OPD Tindaklanjuti Penawaran Kerjasama BSI

“Dampak dari fenomena alam ini bisa berupa bencana hidrometeorologi antara lain banjir, banjir badang, tanah longsor, angin puting beliung, gempa bumi dan tsunami,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan pemetaan lokasi yang tergolong rawan bencana di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat antara lain:

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Yayasan Budi Luhur Terima Penghargaan dari Polres Tanjab Barat

Tanjabbar

Lakukan Penyuluhan Karhutla, Kejari Tanjabbar Imbau Masyarakat Tidak Bakar lahan

Tanjabbar

Bupati Hadiri Paripurna ke Dua Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi

Tanjabbar

Polres Tanjab Barat Menggelar Subuh Keliling Bersama Bikers Subuhan

Tanjabbar

Sekda Agus Sanusi Jadi Plh Bupati Tanjabbar

Tanjabbar

Pemkab Tanjabbar Raih WTP Dari BPK RI

Tanjabbar

UAS – Hairan Safari Ramadhan ke Desa Sungai Muluk

Tanjabbar

Ratusan Lembaran KK Warga Tanjabbar Jadikan Bungkusan Dagangan di Pasar