DPRD dan Pemkab Tanjabbar Mulai Petakan Arah Pembangunan 2027 Lewat Paripurna KUA-PPAS Sulap Daun Resam Jadi Kain Bernilai Seni, UMKM Ecoprint Kuala Dasal Dipuji Bupati Anwar Sadat Duet Anwar Sadat – Katamso Salurkan Sembako hingga Santunan Kebakaran di Kuala Dasal Tak Hanya Sawit-Karet, Duet Anwar Sadat – Katamso Dorong Desa Jadi Sentra Hortikultura Modern Serunya Nobar di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Rayakan Kemenangan Argentina Bersama Ratusan Warga

Home / Tanjabbar

Senin, 15 November 2021 - 13:23 WIB

Polisi Buruh Pelaku Pembuangan Mayat Bayi di Pelabuhan TPI

TANJABBAR – Kepolisian Resort Tanjung Jabung Barat, masih melakukan penyelidikan terhadap Pelaku Pembuangan Bayi yang terjadi di pelabuhan Tempat Penampungan Ikan(TPI) Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Minggu (14/11/21).

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Muharman Arta saat dikonfirmasi, Senin (15/11/21).

Ia menyebutkan bahwa, pihaknya ( Kepolisian) tengah melakukan penyelidikan siapa orang tua atau pelaku yang tega membuang bayi hingga meninggal dunia.

Baca Juga :  Dewan Minta BPK Lakukan Audit Proyek Manunggal II Parit 4

” Terdapat kasus ini, kita masih dalam proses lidik.” Kata Muharman.

Kapolres mengatakan, penemuan mayat bayi hingga meninggal dunia, termasuk kategori sebagai kasus pembunuhan. Karena telah menghilangkan nyawa orang lain.

” Terhadap pelaku atau tersangkanya apabila berhasil ditangkap, akan dijerat dengan pasal kasus pembunuhan.” Tegasnya.

Ia menjelaskan, menurut keterangan dari dokter saat dibawah ke rumah sakit, bayi ini diperkirakan baru lahir satu hari. Karena waktu di TKP kondisi bayi telah meninggal dunia dan masih ada tali pusarnya.

Baca Juga :  Kasusnya di Limpahkan ke Kejari Tanjabbar, Budi Azwar di Kawal Resmob Polda Jambi

” Bayi ini diperkirakan lahir sudah cukup umur, bukan prematur.” Sebutnya.

Untuk kasus ini, ia berharap akan segera terungkap siapa pelaku, latar belakang nya dan kondisinya.

” Semoga kasus ini segera terungkap, karena di Kuala Tungkal ini kasus seperti ini sangat meresahkan dan jarang terjadi.” Pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Tanjabbar Zona Merah, Jam Malam Kembali di Terapkan

Politik

Reses Masa Sidang Tahap I, Hamdani Tampung Aspirasi Masyarakat Desa Rawa Medang

Daerah

Tidak Terawat, Akses Jembatan Hutan Mangrove Kuala Tungkal Perlu Perhatian

Pemerintahan

Akun ” Hairan Journey” Beredar di FB, Hairan : Itu Akun Palsu Bukan Saya

Tanjabbar

Rakor Bersama KPK, UAS: Pemkab Tanjabbar Fokus Penertiban Aset

Tanjabbar

Kasus Pencabulan di Tanjabbar Terbanyak di Wilayah Ulu

Pendidikan

Tanjabbar Kekurangan Guru Berstatus PNS

Karhutla

Bupati Ajak Kades Komitmen Gerakan Bersama Cegah Karhutla

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/