Rapat Evaluasi Kinerja BPR di Jambi, Ini Kata Anwar Sadat ke BPR Tango Rajo Lepas Satgas Yonif 142/KJ Ke Daerah Latihan, Danrem 042/Gapu Sampaikan Tugas Adalah Suatu Kehormatan Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Tutup Latihan Gulbencal, Danrem 042/Gapu Berharap Kedepan Tidak Ada Lagi Karhutla di Provinsi Jambi

Home / Tanjabbar / Pemerintahan

Rabu, 8 September 2021 - 21:28 WIB

Rakor Persiapan MTQ Bersama Gubernur Jambi, Bupati: Kita Akan Melakukan Karantina Wilayah

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag mengikuti Rapat Koordinasi PAM Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-50 Tingkat Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubenur Jambi, Rabu (8/9/21).

Dalam Rakor tersebut, Gubenur Jambi Al Haris mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tanjabbar sebagai tuan rumah MTQ ke-50 Tingkat Provinsi Jambi tahun 2021 dan semua pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam rangka persiapan pelaksanaan MTQ.

“ Saya berharap supaya semua pemangku kepentingan bekerja sama dengan baik dan bekerja sinergitas untuk mempersiapkan segala sesuatu baik infrakstruktur, pengamanan dan subtansi acara,” Pesannya.

Dalam menghadapi semua tahapan pelaksanaan MTQ nantinya, Alharis mengingatkan agar selalu disiplin serta konsisten untuk penerapan protokol kesehatan. Hal itu kata Gubernur guna pencegahan penularan covid-19.

” Panitia harus memiliki persiapan penanganan manakala ada peserta, pelatih, offcial, atau dari personil panitia jika ada yang terpapar covid-19.” Sebutnya.

Baca Juga :  Begini Kata WKS Terkait Kemitraan dengan Poktan di Lahan APL Teluk Nilau yang Dipersoalkan

Demikian ia menyebutkan, dengan Berkurangnya kasus covid-19 di Provinsi Jambi harus dipertahankan.

” Kita tidak ingin dengan adanya pelaksanaan kegiatan MTQ ini menjadi cluster baru covid-19.” Tegasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Bupati Tanjabbar Anwar Sadat menyampaikan jika penyelenggaraan MTQ nantinya akan berpedoman dengan prokes yang sangat ketat serta mewajibkan kafilah dan tim untuk menunjukkan kartu vaksin dan hasil tes swab atau PCR( Rapid antigen).

” Dalam rangka menghindari timbulnya cluster baru dan kerumunan massa, kita akan melakukan karantina wilayah mulai tanggal, 23 September hingga 8 Oktober 2021. ” Paparnya.

Selain itu, kata Bupati dalam teknis pelaksanaannya juga akan meniadakan pembukaan MTQ dan langsung masuk pada pelantikan dewan hakim dan cabang perlombaan serta meniadakan tahapan seminal final dan penutupan.

Baca Juga :  Kesadaran Rendah, OPD Tanjabbar dianggap ' Lalai' Bayar Pajak Kendaraan Dinas

” Pemkab Tanjabbar telah menyiapkan sebanyak 127 rumah untuk pemondokan kafilah dari 11 kabupaten/kota, peserta MTQ dengan memperhitungkan pembatasan satu rumah maksimal 10 orang.” Ungkapnya.

“ Untuk pawai ta’aruf, pameran dan bazar juga tiadakan, pembatasan tamu undangan serta membatasi kunjungan dari masing-masing OPD Kabupaten/Kota,” Pungkasnya.

Hadir pada rakor tersebut, Wakil Gubernur H. Abdulllah Sani, Sekda Provinsi Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kapolda Jambi, Danrem 042/GAPU, Forkopimda Provinsi. Sementara dari Tanjab Barat hadir juga Wakil Bupati Hairan, Asisten Pemerintahan dan Kesra Hidayat, SH, MH, Kadis Kesehatan Andi Pada, Kepala BPBD Zulfikri dan Kabag Kesra Hidayat Kusuma.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Diduga Pembangunan SDN 83 Desa Mekar Tanjung Mangkrak, Kades Meradang

Tanjabbar

Manfaatkan Beras Lokal, Bupati: 153 Ton Beras Petani Bisa di Serap Setiap Bulan

Tanjabbar

Siraturahmi bersama PetroChina, Bupati Berharap Kontribusi SKK Migas

Tanjabbar

Sejumlah Desa di Tanjabbar Jadi Lokus Stunting

Tanjabbar

Pelaku Sodomi di Tanjabbar, Ternyata Seorang LGBT.

Tanjabbar

Sekda Tanjabbar Hadiri Launching Program Clean and Clear Trust Me Bank Jambi

Tanjabbar

Siswa Terpapar Covid-19, KBM SMA di Tanjabbar Dihentikan.

Tanjabbar

Sadis, KDRT di Tanjab Barat Berujung Kematian Istri