Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Rabu, 20 Juli 2022 - 11:56 WIB

Ratusan PNS Tanjabbar Masuk Masa Pensiun, Terbanyak Tenaga Guru

TANJABBAR – Hampir setiap tahun di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengalami pengurangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) khususnya dibagian tenaga pengajar (Guru). Hal tersebut tidak lepas dari banyaknya PNS yang memasuki masa pensiun.

Buktinya, untuk tahun 2022 ini saja. Setidaknya ada sekitar ratusan orang PNS yang tercatat bakal menghadiri masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

” Hingga akhir 2022 ini, prediksi kita sekitar 220 orang bakal pensiun, terbanyak Guru pengajar.” Ujar Sekda Tanjung Jabung Barat, Agus Sanusi.

Ia mengatakan, sampai hari ini saja, dirinya telah menandatangani 13 surat pensiunan bagi Pegawai Negeri Sipil tersebut.

” Yang bakal pensiun ini. Kebanyakan guru mulai dari guru SD hingga SMP, karena guru pengangkatan serentak pada tahun 80 an.” Sebutnya.

Baca Juga :  Halal Bihalal Bersama Masyarakat Tanjung Raden, Al Haris: Sekoja Adalah Kota Santri

Ia mengakui, Kabupaten Tanjung Jabung Barat sejauh ini masih banyak kekurangan tenaga pengajar (Guru), kata Agus menurut data yang ada kekurangan ini sekitar 1,800 lebih guru hingga tahun 2023 mendatang.

” Tapi yang masuk data Dapodik Kemedikbud Ristek itu, diatas 1000 orang khusus guru. Sedangkan untuk nakes di prediksi kurang lebih 700 an,” Ungkapnya.

Sedangkan langkah untuk menutupi kekurangan tersebut, Ujar Sekda pemerintah pusat sudah melarang untuk mengangkat tenaga honor. Apalagi setelah dilakukan pendataan seperti saat ini.

” Sementara pensiun sudah banyak jadi siapa yang mau mengajar nantinya, dan ini sudah menjadi masalah Nasional bukan hanya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat saja.” Bebernya.

Baca Juga :  Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Khusus

kendati demikian, Agus mengatakan untuk menutupi kekurangan tenaga guru yang ada, pemkab Tanjabbar mengusulkan untuk pengangkatan guru sebanyak 300 orang di jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

” Apakah itu di 2022 atau 2023, kita hanya baru mengusulkan, karena mereka ini akan digaji melalui apbd, serapan gaji yang harus dibayar nantinya di taksir 18 hingga 24 Milyar itu baru 300 orang. Bayangkan jika kita megangkat hingga 2 ribu orang itu baru formasi guru,” Tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Safari Subuh di Masjid Baburrahmah Manunggal II, Bupati Ajak Masyarakat Tingkatkan Ibadah

Tanjabbar

PT LPPPI Selenggarakan Vaksinasi Gotong Royong Untuk 1200 Karyawannya

Tanjabbar

Ops Ketupat, Kapolres Tanjabbar Sampaikan Amanah Kapolri

Covid-19

Kunker ke Tanjabbar, Kapolda Jambi Bersama Bupati Rakor Penanganan Covid-19 dan Persiapan MTQ

Politik

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Tanjabbar Pemilu 2024

Tanjabbar

Hadiri Peresmian TPU Berkah, DPRD Apresiasi Pemkab Tanjabbar

Tanjabbar

Imigrasi Kuala Tungkal Berikan Layanan “Eazy Passport” ke Bupati Tanjabbar

Pemerintahan

Safari Jum’at di Dusun Mudo, Bupati dan Wabup Sambangi Masyarakat Miskin

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/