UAS Optimis di Usung PKS di Pilkada Tanjabbar Maju di Pilkada Tanjabbar, UAS Kantongi Rekomendasi dari DPP PAN 177 Siswa Siswi Kelas IX SMPN 2 Kuala Tungkal di Lepas, Ini Pesan Kepsek Fauzan DPRD dan Pemkab Tanjabbar Tandataganin Nota Raperda RTRW dan RPJPD Tahun 2025- 2045 Paripurna ke Empat, DPRD Tanjabbar Sampaikan Laporan Hasil Kerja Pansus dan LKPJ Bupati

Home / Tanjabbar

Senin, 30 November 2020 - 15:18 WIB

Safrial Pilih Walk Out dari Paripurna APBD 2021

Bupati Tanjabbar Dr. H. Safrial. [FOTO : JambiNET]

Bupati Tanjabbar Dr. H. Safrial. [FOTO : JambiNET]

TANJAB BARAT – Bupati Tanjabbar Dr. H. Safrial lebih memilih Walk Out dari Paripurna Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD, Pendapat Akhir Fraksi, Pengambilan Keputusan DPRD, Penandatanganan Berita Acara dan Sambutan Bupati atas Keputusan DPRD Terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2021, Senin (30/11/20).

Usai memberikan tanggapan terkait anggaran APBD tahun 2021, Safrial pun meminta izin kepada pimpinan rapat untuk meninggalkan ruang rapat yang juga diikuti oleh wakilnya, Sekda Tanjabbar, dan sejumlah OPD yang hadir.

Saat diwawancara Safrial menyebutkan jika dirinya merasa keberatan untuk menandatangi Ranperda APBD Tahun 2021.

Hal tersebut kata dia dikarena struktur APBD yang telah di ajukan sudah sangat berbeda. Baik dari segi pendapatan kemudian pembiayaan dan belanja lainnya yang belum bisa disepakati.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Jadi Narasumber Pelatihan Teknis Komoditas Padi

“Apa yang kami ajukan tentang pendapatan bertambah kemudian pembiayaan juga bertambah, kemudian rincian pembelanjaan juga berbeda. Jadi kita tidak dapat menerima itu,” ungkapnya.

Bupati dua periode tersebut mengatakan bahwa terhadap perbedaan tersebut belum bisa di perbaiki. Namun hal itu bisa dilakukan kata Safrial jika memang ingin memajukan Kabupaten Tanjabbar.

“Sebetulnya masih ada jalan kalau saling ingin membangun Tanjabbar, tetapi kalau saling mengotot untuk kepentingan pribadi ya saya lebih baik dengan peraturan kepala daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Tarif Air Naik Hingga 100 Persen, Dirut PDAM Bilang Sesuai Perda

“Dengan peraturan kepala daerah semua apa yang sudah kita sampaikan di dalam rpjmd kita, ini mudah-mudahan tercapai. Saya kira yang punya visi misi bupati dan wakil bupati, apalagi di masa Pendemi yang kekurangan-kekurangan itu kami pengen maksimal,” jelasnya.

Sementara itu terkait dengan keterlambatan Bupati, kata Bupati hal ini juga lantaran dirinya melihat skema dari Ranperda APBD 2021 yang sangat berubah.

Meski demikian kata Safrial pihaknya saling menghargai hak masing-masing.

“Kami menggunakan hak kami dan saudara dprd ya kita menghargai. Jadi memang secara garis besar ada perubahan,” tutupnya.(*/JN/HR)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Raih Penghargaan Kabupaten Terbaik Penurunan Stunting, Anwar Sadat: Ini Salah Satu Visi Misi ‘ Berkah’

Tanjabbar

Razia Tahanan Lapas Kuala Tungkal, Petugas Temukan Sajam

Pemerintahan

Permasalahan listrik di Tanjabbar, Bupati Anwar Sadat Temuin Kementerian ESDM di Jakarta

Peristiwa

Penemuan Mayat di Kebun Sawit, Hebohkan Warga Betara

Kriminal

Di Upah Rp 2 Juta, Dua Pemuda asal Riau Jadi Kurir Narkoba Lintas Provinsi

Tanjabbar

BREAKING NEWS; 142 Petugas KPPS di Tanjabbar Reaktif Rapid Test

Covid-19

Pasien Covid-19 di Tanjabbar Bertambah Empat, Dua Diantaranya Anak-Anak Klaster PetroChina

Tanjabbar

DLH Tanjabbar Kurang Tegas, Gudang Alo Hanya di Layangkan Surat Tanpa Sangsi

https://iplwin-login.in/

judi slot triofus