Tanggul Jebol Rugikan Warga, Bupati Anwar Sadat Tegas: PT Pelda Wajib Segera Perbaiki! Bupati Anwar Sadat: Santri Riyadhul Jannah Harus Mandiri Ekonomi Lewat Pertanian dan Peternakan Jembatan Gantung Kuala Betara-Pangkal Duri Jadi Sorotan, Bupati Harapkan Koordinasi Lintas Kabupaten Kondisi SDN 047 Sungai Dualap Memprihatinkan, Bupati Anwar Sadat Perintahkan Perbaikan Segera Bupati Anwar Sadat dorong sinergi ulama, umara, dan pengusaha agar zakat mengalir deras untuk rakyat kecil

Home / Berita Militer

Jumat, 8 Oktober 2021 - 08:12 WIB

TNI-AD Ambil Alih Lahan Rawan Karhutla di Kumpeh Ulu

Jambi, jambinet.id – Lahan rawan terbakar di Kumpeh Ulu, Muarojambi, telah diambil alih pengelolaannya oleh TNI AD.

Demikian dikatakan Danrem 042 Garuda Putih, Brigjen TNI M Zulkifli yang juga selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Karhutla Provinsi Jambi, selepas acara syukuran HUT TNI ke 76, di Lapangan Tenis Makorem Jambi, Selasa (5/10) lalu.

Lebih lanjut Danrem menjelaskan bahwa lahan bekas kebakaran pada tahun 2015 dan 2019 seluas 35 ribu hektar, yang terletak di Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, siap di ambil alih oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), diharapkan setelah berpindah pengelolaan di tangan TNI dapat menghentikan terjadinya kebakaran lahan.

Baca Juga :  Akhiri Tugas, Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin Pamitan dengan Bupati Belu

Danrem Zulkifli mengatakan, atas bantuan dari pihak Pemerintah Provinsi, Polri, BPBD serta Pemerintah Kabupaten yang sudah mendukung upaya TNI mengambil alih 35 ribu hektar lahan di Kumpeh Ulu telah dapat terselesaikan, dan saat ini sedang dalam proses pengelolaan oleh TNI.

“Dihari lahir TNI ini ada satu kado kita berikan kepada masyarakat Provinsi Jambi, lahan kebakaran pada 2015 dan 2019 milik sebuah perusahaan berhasil di ambil alih oleh TNI, dan kini sedang dalam proses untuk dikelola,” ucap Danrem.

Baca Juga :  Kasdam Cenderawasih Cek Kesiapan Akomodasi Mess Atlet Menjelang Pon XX

“Untuk selanjutnya setelah lahan dalam pengelolaan TNI, kita akan membentuk tim yang saat ini masih dalam proses,” lanjut Danrem.

Brigjen TNI M Zulkifli juga menyampaikan untuk saat ini di tahun 2021 ada lima titik api yang terdeteksi, yakni daerah Tanjabtim, Tanjabbar, Batanghari, Muarojambi dan Sarolangun, yang telah melahap 127 hektar lahan, tandasnya. (**/red)

Share :

Baca Juga

Berita Militer

Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Kawasan Terpadu Kampung Madani Suku Anak Dalam

Berita Militer

Danrem 042/Gapu Hadiri Pembukaan Perkemahan Wirakarya Nasional ke 14 Tahun 2021 di Buper Sungai Gelam

Berita Militer

Vaksinasi di Makorem 042/Gapu Diserbu Masyarakat

Berita Militer

Tinjau PPKM Level IV Di Merangin, Danrem 042/Gapu Ingatkan Masyarakat Disiplin Gunakan Masker

Berita Militer

Danrem 042/Gapu Mengikuti Rakor Verifikasi Data PPKM dan Vaksinasi Bersama Panglima TNI Melalui Vicon

Berita Militer

AKPER Garuda Putih Resmi Berubah Nama Menjadi STIKES

Berita Militer

Kebakaran di Kampung Legok, Danramil Telanaipura Ajak Warga Turut Berempati

Berita Militer

Prajurit dan PNS Seskoad Terima Penyuluhan P4GN

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/