DPRD dan Pemkab Tanjabbar Mulai Petakan Arah Pembangunan 2027 Lewat Paripurna KUA-PPAS Sulap Daun Resam Jadi Kain Bernilai Seni, UMKM Ecoprint Kuala Dasal Dipuji Bupati Anwar Sadat Duet Anwar Sadat – Katamso Salurkan Sembako hingga Santunan Kebakaran di Kuala Dasal Tak Hanya Sawit-Karet, Duet Anwar Sadat – Katamso Dorong Desa Jadi Sentra Hortikultura Modern Serunya Nobar di Rumdis Bupati Tanjab Barat, Rayakan Kemenangan Argentina Bersama Ratusan Warga

Home / Pemerintahan

Rabu, 18 September 2024 - 10:26 WIB

Al Haris Hadiri Festival Biduk Sayak Tradisi Air Hitam Sarolangun

Jambi, JN – Al Haris Gubernur Jambi menghadiri sekaligus membuka festival biduk sayak tradisi Suku Melayu Jambi Air Hitam di Desa Jernih, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Rabu (18/09/2024).

Festival biduk sayak merupakan rangkaian Kenduri Swarnabhumi bumi yang berlangsung di depan kantor Camat Air Hitam ini dihadiri Pamong Budaya Ahli Utama dan Kepala Balai Kebudayaan Wilayah V Jambi Kemendikbudristek.

Selain itu, festival biduk sayak ini juga dihadiri Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri dan beserta pimpinan Forkopimda, serta kepala OPD Pemkab Sarolangun.

Gubernur Al Haris mengatakan kenduri Swarnabhumi mengandung makna melestarikan nilai budaya di tengah masyarakat, memperhatikan lingkungan hidup dan sosial, serta benilai unsur pendidikan.

Baca Juga :  Buka Rakor dan Bimtek Pengelolaan DAK Fisik Pendidikan 2024, Gubernur Al Haris: Gunakan Dana Sebaik-baiknya

“Dengan kenduri Swarnabhumi ini anak-anak kita tau dengan festival biduk sayak, kalau tidak ada festival ini mungkin mereka tidak tau apa itu tradisi biduk sayak,” kata Al Haris.

“Tugas kita yang muda meneruskan agar bisa menjaga nilai-nilai budaya di tengah masyarakat, kalau tidak warisan leluhur ini akan habis. Kenduri Swarnabhumi ini banyak memunculkan kembali budaya-budaya lokal kita, minat masyarakat tinggi untuk mengenal dudaya lama, ada kesadaran kita semua terhadap budaya, lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.

“Kita harap kedepan kenduri Swarnabhumi ini terus ada, terus berlanjut karena disampaikan melestarikan budaya, juga berdampak secara ekonomi, ini dapat kita lihat dengan banyaknya pedagang kita muncul di sekitar lokasi festival,” tambah Gubernur Jambi Al Haris.

Baca Juga :  Bupati Tanjab Barat Lepas Kafilah MTQ Ke-53 Tingkat Provinsi Jambi

Biduk sayak adalah tradisi suku melayu Jambi di Kecamtan Air Hitam yang bertujuan untuk menghibur dan menjalin keakraban sesama manusia, alam dan pencitanya. Biduk sayak ini merupakan tradisi adat kesenian khas masyarakat kecamatan Air Hitam yang ditampilkan ketika selesai acara adat pernikahan pada malam hari oleh kelompok muda mudi di Air Hitam Tanah Nan Bajenang Menyatu Dalam Sepucuk Adat Serumpun Peseko.(**)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wabup Katamso Apresiasi Langkah Kemenkes: Layanan Jantung di Jambi Jadi Kabar Baik bagi Masyarakat Tanjab Barat

Pemerintahan

Tinjau Normalisasi Anak Parit, Anwar Sadat Himbau Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Audiensi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi

Pemerintahan

Siraturahmi bersama PetroChina, Bupati Berharap Kontribusi SKK Migas

Pemerintahan

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD dan Inisiasi Regulasi Mangrove

Pemerintahan

Bupati dan Wabup Tanjabbar Resmikan Aliran Listrik, Penantian Panjang Masyarakat 19 Desa Terwujud.

Pemerintahan

Halal Bihalal ke Bram Itam, Bupati sampaikan Kenaikan Gaji Aparat Desa

Pemerintahan

Sekda Tanjabbar Resmi Buka Sosialisasi Anti-Korupsi di Lingkungan Pemkab Tanjabbar

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/