DPRD Tanjab Barat Sahkan Rekomendasi LKPJ Bupati TA 2025 dalam Rapat Paripurna Keempat Hadir di Musrenbang RKPD 2027, Wabup Katamso Siap Selaraskan Pembangunan Tanjab Barat dengan Prioritas Nasional Wujudkan Swasembada Pangan, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Kades Optimalkan Lahan Tidur Perkuat Asta Cita, Anggota DPRD Tanjab Barat Tekankan Pentingnya Akurasi Data Distribusi Pangan Pimpin Sumpah 198 ASN Baru, Wabup Katamso: Kalian Adalah Wajah Masa Depan Tanjab Barat!

Home / Intro

Minggu, 18 Agustus 2024 - 20:08 WIB

Cegah Karhutla, LSM JPK Minta Peran Serta Masyarakat dan Perusahaan

TANJABBAR, JN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), saat ini menjadi perhatian serius dari semua elemen dan pihak terkait, terkait hal itu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pembantu Kewenangan (JPK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengajak semua pihak termasuk masyarakat dan perusahaan untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Ketua LSM JPK Tanjabbar, Rahmadi Ariyanto, S.Kom mengatakan kebakaran lahan dan hutan tidak bisa hanya ditangani oleh pemerintah akan tetap perlu adanya dukungan semua pihak termasuk masyarakat dan perusahaan yang ada.

Baca Juga :  Sidak Kehadiran ASN, BupatiĀ  Anwar Sadat Temukan Sejumlah Pegawai Bolos

Selain itu, ia meminta perusahaan yang ada untuk memperkuat sarana dan prasarananya (Sapras) sebagai bentuk pencegahan agar tidak terjadi karhutla.

” Kita harapkan semua pihak ikut bersatu dan saling bahu membahu satu dengan yang lainnya. Peran perusahaan dan masyarakat sangat penting untuk membantu kinerja pemerintah dalam pencegahan maupun penanganan karhutla,” katanya, Minggu (18/8/24).

Rahmat juga menegaskan tidak melarang masyarakat atau perusahaan dalam membuka lahan. Akan tetapi untuk menggunakan metode lainnya selain dengan membakar.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Buka Festival Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 7

Ketika dengan membakar akan berdampak pada pencemaran udara hingga kerusakan ekosistem dalam tanah dan gambut. Ia berharap semua pihak bisa sinergi dalam penyelesaian persoalan karhutla baik itu pencegahan atau pemadaman.

” Semua tidak bisa berdiri sendiri. Perlu peran serta. Pemerintah punya kewenangan menggunakan kekuatannya, dibantu dengan perusahaan dan masyarakat akan menjadi lebih baik dalam pengendalian, pencegahan dan penanganan karhutla.” Ungkapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Intro

Pengendalian Inflasi Daerah, Sekda Tanjabbar Rakor Bersama Mendagri

Intro

Danrem 042/Gapu dan Wakapolda Dampingi Gubernur Pantau Kesiapan TPS di Kota Jambi

Intro

Jumlah DPT Pilkada Tanjabbar 2020 Hanya 211.623 Pemilih

Intro

Anwar Sadat Minta Tambahan Kuota BBM Untuk Nelayan Tanjabbar

Intro

Anwar Sadat Buka Giat Sosialisasi Kebijakan Akusisi Arsip

Intro

Pasca di Tinjau Bupati, Jembatan Parit III Langsung di Rehab

Intro

UAS – Hairan Resmi di Lantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tanjabbar

Intro

Basarnas Selamatkan 2 Nelayan Kuala Tungkal Mati Mesin di Perairan Kuala Tengah

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/