Gebrakan Bupati Anwar Sadat: Dorong Produk UMKM Tanjab Barat Tembus Ritel Nasional! Siasati Keterbatasan Anggaran, Wabup Tanjab Barat Jajaki Peluang Pinjaman Daerah di RUPS Bank Jambi Kawal Tata Kelola Bank Jambi, Wabup Katamso Hadiri RUPS Penetapan Calon Komisaris Independen di Bandung Bupati Anwar Sadat Minta RT hingga Camat Kawal Validasi Data DTSEN 2026 Sentil Masalah Data Bansos, Bupati Anwar Sadat: Jangan Sampai Warga Sakit Ditolak Karena Administrasi!

Home / Berita Militer

Selasa, 20 Oktober 2020 - 10:35 WIB

Danrem Gapu : Harus Ada Terobosan Baru Dalam Penanganan Karhutla

JAMBI – Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M. Zulkifli mengatakan bahwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi hampir setiap tahun terjadi, untuk mengatasi Karhutla tersebut, Danrem meminta untuk membentuk tim kecil Karhutla.

Hal tersebut di katakan Danrem saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) mencari solusi permanen Karhutla, di Balai Prajurit Korem 042/Gapu, Selasa (20/10/20).

Tim kecil penanganan kebakaran hutan ini nanti akan terus koordinasi bersama Kementrian dalam penanganan Karhutla.

“Kita perlu terobosan baru, kalau kita berfikir datar saja, saya percaya tiga atau empat tahun kedepan Jambi akan diselimuti asap lagi,” katanya.

Lanjutnya, dari jumlah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi tersebut di kawasan Tahura. Danrem meminta, dari lahan tersebut bisa di kelola dengan merubah HLG menjadi HP, sehingga bisa di kelola dan di jaga.

Baca Juga :  Kasus Positif Corona di Tanjabbar Mencapai 104 Kasus

Kemudian, atasi kebakaran hutan di Jambi, bisa dengan mencabut izin perusahaan yang tak mampu mengelola lahan di wilayahnya.

“Cabut izin yang tak mampu mengelola, karena memang ini menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain, Ditreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edy Faryadi menyatakan, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan 99 persen kebakaran hutan karena ulah manusia. Diakui Edy, pasalnya pihaknya telah melakukan penyelidikan dalam penanganan kasus.

Edy menyebutkan, Asap Digital yakni aplikasi sistem pengendalian asap kebakaran hutan.

Baca Juga :  Masa Berlaku Paspor Disahkan Jadi 10 Tahun, Imigrasi Siapkan Petunjuk Teknis

“Penyebab kebakaran ada dua, faktor cuaca dan faktor ulah manusia,” kata dia.

Saat ini Polri telah menyiapkan atau membuat program E-tilang, dengan demikian bisa mengetahui siapa yang melanggar lalu lintas. Begitu halnya dengan asap digital.

“Dengan asap digital ini saya percaya bisa memantau penyebab kebakaran dan langsung bisa mendeteksi dini pencegahan kebakaran, ini bisa kita gunakan secara permanen,” jelasnya.

FDG dibuka oleh Plt Gub Jambi, Ir. Restuardy Daud, MSc, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Edi Purwanto, Kapolda diwakili Dirkrimsus, Wakajati, Rektor Unja serta Dinas/Instansi Terkait dan LSM Terkait Lingkungan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan social distancing. (Penremgapu)

Share :

Baca Juga

Berita Militer

Melalui Kodam II/Sriwijaya, Paguyuban MTPB Serahkan Bansos 100 Ton Beras Untuk Masyarakat Terdampak Covid 19

Berita Militer

Pra TMMD ke-109 Kodim 0417/Kerinci Buka Akses Jalan Baru Sepnjang 4,3 KM

Berita Militer

Idul Adha, Korem 042 Gapu Sembelih Hewan Qurban Ikuti Prokes

Berita Militer

Tekan Pencegahan Covid-19, Ini Pesan Danrem 042 Gapu ke Jajarannya

Berita Militer

TNI-Polri Bantu Warga Bersihkan Puing Sisa Kebakaran di Mendahara

Berita Militer

Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Dandim 0415/Jambi

Berita Militer

Kasad Dampingi Menhan RI Kunjungan Kerja ke Akademi Militer

Berita Militer

77 Putra Terbaik Jambi Lulus Mengikuti Pendidikan Tamtama PK TNI AD Gel II 2020

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/