Tutup Kegiatan FGD, MRI dan RTP, Ini Harapan Bupati Anwar Sadat Buka Forum Grup Diskusi, MRI dan RTP, Hairan Sebut Pentingnya Manajemen Risiko Soal Gugatan ke PTUN Jambi, Ini Kata Kuasa Hukum Pemda Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap, Konflik PT DAS dan Masyarakat di Buka Secara Terang Benderang Kadisbunak Tanjabbar Lapor Poktan Imam Hasan ke Polda Jambi

Home / Covid-19 / Tanjabbar

Senin, 31 Mei 2021 - 11:10 WIB

Pembatasan Jam Malam, Wabup Hairan Patroli Bersama Satgas Covid-19

TANJAB BARAT – Pembatasan jam malam di wilayah Tanjung Jabung Barat telah diberlakukan, jam pembatasan aktifitas malam hanya sampai pukul 22.00 wib.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan, SH saat melaksanakan patroli keliling bersama Kapolres dan Dandim.

Patroli pemberlakuan pembatasan jam malam ini menyisiri sejumlah lokasi di dalam wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, minggu (30/5/21).

Wabup menyampaikan bahwa, kegiatan pemberlakuan pembatasan jam malam ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang di capai pada rapat bersama Satgas beberapa waktu yang lalu.

“ Sebagai realisasi hasil rapat bersama satgas sebelumnya, hari ini kita mulai berlakukan pembatasan aktifitas masyarakat sampai pukul 22.00 wib saja,” Ujar wabup.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Menjadi Salah Satu Narasumber FGD Pansus Konflik Lahan di DPRD Prov Jambi

Ia menyebutkan bahwa, langkah ini diambil sebagai antisipasi serta menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

” Tanjabbar saat ini menjadi salah satu Kabupaten yang ditetapkan zona merah untuk Provinsi Jambi,” kata Hairan.

Menurut Wabup, dengan tingginya angka kematian yang ada di Kabupaten Tanjung Kampung Barat, maka perlu laksanakan jam malam. Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari pusat bahwa mulai 1 Juni tahun 2021 diberlakukan PPKM secara nasional.

” Jadi kita menghimbau agar bagi warung-warung yang biasanya buka operasional lebih dari jam 22.00 wib, sama-sama menjaga kampung kita untuk dapat utuh.,” Pesannya.

Ia menuturkan bahwa, PPKM ini hanya berlaku sampai tanggal 10 Juni. Namun jika
masyarakatnya masih juga terus dan tetap membuka, maka jam pembatasan aktifitas ini bisa saja di perpanjang.

Baca Juga :  Soroti Kinerja Humas Prokopim, Bupati: Saya Hanya Memberi Motivasi

” Alhamdulillah masyarakat Tungkal nih, patuh saya lihat tadi di sepanjang jalan sudah banyak yang, yang tutup. Artinya memang sama-sama, bukan hanya pemerintah, TNI, Polri. Tapi juga masyarakat untuk dapat menjaga situasi yang kondusif agar angka penularan ini dapat kita tekan.” Bebernya.

Patroli pemberlakuan pembatasan jam malam yang dilaksanakan ini, kata Wabup
sifatnya masih berbicara himbauan, yang mana untuk dapat melaksanakan.

” Tapi ke depannya, kalau memang masih membandel. Kita akan negakkan Perda, kita akan laksanakan sidang di tempat.” Tegasnya.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Hadiri Peringatan Haul MT. AL Hidayah Desa Teluk Sialang, Ini Pesan Bupati Anwar Sadat

Tanjabbar

Serahkan Masker Sehat Produksi Penjahit di Tanjabbar, Irwasda Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Tanjabbar

Gantikan Azis Rohman, Najib Zamzami Pimpin DPD PKS Tanja Barat

Tanjabbar

Bupati Tanjabbar Tekankan OPD Harus Punya Inovasi

Kriminal

Amankan 5 Paket Narkoba, Sopir dan Security Perusahaan di Ringkus Polisi

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024

Politik

Korwil Partai Perindo Provinsi Jambi Sambangi Kantor DPD Perindo Tanjabbar

Tanjabbar

Pastikan Kesehatan Ibu dan Bayi yang Lahir di Speedboad, Kapolres Tanjabbar Sambagi RSUD Daud Arif

judi slot triofus