Mantapkan Kesiapsiagaan Karhutla, Wabup Tanjab Barat Hadiri Rakor Bersama Menteri Kehutanan dan Kepala BNPB Transformasi Besar-Besaran! Bupati Tanjab Barat Resmikan Posyandu 6 SPM, Perluas Layanan Dasar Hingga Tingkat Desa Wujudkan Layanan Kesehatan Hingga Pelosok, Sekda Hermansyah Tegaskan Pentingnya Penguatan ILP di Tanjab Barat Minta Hujan Lewat Shalat Istisqa, Bupati Tanjab Barat Tegaskan Larangan Buka Lahan dengan Membakar Sinergi Eksekutif dan Legislatif: Pemkab dan DPRD Tanjab Barat Resmi Sepakati Ranperda Perubahan APBD 2026

Home / Pemerintahan / Tanjabbar

Rabu, 6 November 2024 - 20:11 WIB

Jadi Pembicara di FGD, Pjs Bupati Tanjabbar Paparkan Kebijakan Tata Kelola BUMD, BLUD Kesehatan

JAMBI, JN – Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Tanjung Jabung Barat, dr. Ferry Kusnadi, Sp.OG., M.M., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, turut hadir dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang membahas *Penguatan Tata Kelola BUMD, BLUD Kesehatan, dan BUM Desa* untuk mendukung kontribusi optimal dalam pembangunan daerah. Acara tersebut berlangsung pada Selasa, 5 November 2024, di Aula Kantor Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, di Jl. Hus Cokroaminoto No. 107, Kota Jambi.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Mardiyanto Arif Rakhmadi, yang mengapresiasi inisiatif untuk mengembangkan tata kelola yang lebih baik di sektor BUMD dan BLUD Kesehatan. Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat penting, termasuk kepala dinas kesehatan se-Provinsi Jambi, kepala bagian ekonomi, serta direktur BLUD dan BUMD di seluruh Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Hadir di Wisuda Khotmil Qur'an di Yayasan Ponpes Nurul Qur'an, Ini Pesan Bupati ke Santri

Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Bupati Tanjabbar, dr. Ferry Kusnadi menjadi salah satu pembicara utama dengan memaparkan kebijakan terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di bidang kesehatan. Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam penerapan BLUD di daerah serta manfaat yang bisa diperoleh, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Toilet di WFC Dikunci, Pengunjung : Mungkin Nunggu Peresmian

“ Penerapan BLUD di sektor kesehatan diharapkan mampu memberikan keleluasaan bagi rumah sakit dan puskesmas dalam mengelola anggaran dan pelayanan secara lebih efisien dan efektif. Hal ini juga berperan penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan kesehatan di daerah,” jelas dr. Ferry Kusnadi dalam pemaparannya.

FGD ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berdiskusi dan merumuskan solusi dalam pengelolaan BLUD, BUMD, serta BUM Desa yang lebih baik, guna memberikan kontribusi positif dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Provinsi Jambi.(*)

Share :

Baca Juga

Politik

Fraksi Nasdem Berkarya Sepakat Raperda Anggaran Tahun 2023.

Kota Jambi

Gubernur Jambi di Minta Perhatikan Kesejahteraan Nelayan diwilayah Pesisir

Pemerintahan

Pj. Sekda Tanjabbar Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-78

Pemerintahan

Al Haris Subuh Berjamaah Bersama Warga di Masjid Tua Bungo

Tanjabbar

Sodomi Anak Didiknya, Pelatih Sepakbola di Tanjabbar di Tangkap Polisi

Tanjabbar

394 CJH Tanjabbar Akan Berangkat ke Tanah Suci

Tanjabbar

Paripurna Pembahasan 4 Raperda, Tubagus: Kami Fraksi PDIP Sepakat Atas Raperda

Politik

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Kedua, Mendengarkan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi

https://iplwin-login.in/

deposit 25 bonus 25

https://joetourist.ca/