Rapat Evaluasi Kinerja BPR di Jambi, Ini Kata Anwar Sadat ke BPR Tango Rajo Lepas Satgas Yonif 142/KJ Ke Daerah Latihan, Danrem 042/Gapu Sampaikan Tugas Adalah Suatu Kehormatan Buru Pelaku Pembuangan Bayi, Polisi Curigai Sejumlah Tempat Danrem 042/Gapu Dampingi Menko PMK Sambangi RS Dr. Bratanata Jambi Tutup Latihan Gulbencal, Danrem 042/Gapu Berharap Kedepan Tidak Ada Lagi Karhutla di Provinsi Jambi

Home / Tanjabbar / Ekonomi

Sabtu, 11 September 2021 - 18:52 WIB

Panen Laos di Desa Muntialo, Bupati: Ini Salah Satu Komoditi Tanjabbar

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Anwar Sadat M.Ag, panen raya Laos di Dusun Karya Lestari I Desa Muntialo Kecamatan Betara, Sabtu (11/9/21).

Disela-sela panen Laos Anwar Sadat menyampaikan bahwa kualitas laos di perkebunan Dusun Karya lestari I desa Muntialo ini terbilang baik, Laos yang berusia 8 bulan ini sudah bisa dipanen.

” Laos yang siap dipanen ini ukuran rimpangnya besar- besar. Ini merupakan andalan komoditi Tanjung Jabung Barat dalam rangka meningkatkan perekonomian terutama di pedesaan.” Ujar Bupati.

Ia menyebutkan bahwa, berfungsi laos ini untuk menambah penghasilan perekonomian masyarakat karena laos gampang dibudidayakan dan tanpa perawatan yang memerlukan biaya serta bisa ditanam tumpang sari disela-sela tanaman lainnya seperti pinang, kopi dan kelapa.

Baca Juga :  MTQ Provinsi Jambi di Tanjabbar di Undur Akhir Tahun

” Dalam setiap 1 ha lahan bisa ditanam sekitar 1000 rumpun dan pada satu rumpun tersebut menghasilkan lebih dari 5 kg. Sementara pada saat ini harga pasaran laos di Provinsi Jambi Rp. 4.200 per Kg. ” Sebutnya.

Kata Bupati, laos merupakan salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk restorasi gambut seperti mencegah terjadinya kebakaran lahan dan mencegah terjadinya erosi.

“ Saya kira ini merupakan komoditi yang ekonomis dan strategis ditengah kondisi pandemi, ketika perdagangan jasa terimbas covid dan perkebunan menjadi andalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” Timpalnya m

Baca Juga :  4 Karyawan PetroChina Terpapar Corona, Dewan: Perusahaan Stop Operasi

Demikian Bupati berharap pada panen kali ini menjadi pemicu bagi petani Tanjabbar untuk lebih aktif menanam laos di sela-sela perkebunan mereka, sehingga bisa panen sekaligus.

” Saya kira ini merupakan jawaban ditengah covid-19 ini. Agar masyarakat bisa memanfaatkan lahan mereka untuk kepentingan perekonomian mereka,” Pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah, Asisten III, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kasi Perbenihan dan Perlindungan OPT Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kapolsek Betara, Camat Betara, Kepala Desa Muntialo dan Penyuluh Pertanian.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjabbar

Dilanda Banjir, Akses Jalan di Desa Tanjung Paku Lumpuh Total

Tanjabbar

Turun Langsung, Bupati Anwar Sadat Perbaiki Infrastruktur Jalan

Ekonomi

Ketum PWI Pusat Sambut Baik Webinar Pemanfaatan FABA Untuk Pembangunan Ekonomi

Tanjabbar

Terlibat Bisnis Narkoba, IRT di Tanjabbar di Ringkus Polisi

Tanjabbar

Pemkab Tanjab Barat Kembali Raih WTP dari BPK Provinsi Jambi

Daerah

Pengumuman Jadwal dan Lokasi SKB CPNS 2019 Tanjab Barat

Tanjabbar

Kabag Prokopim Tanjabbar Tepis Isu Jual Beli Jabatan

Covid-19

Wabup Sebut, 4 Tempat Akan di Jadikan Isolasi Terpadu Pasien Covid -19