Buka Forum Grup Diskusi, MRI dan RTP, Hairan Sebut Pentingnya Manajemen Risiko Soal Gugatan ke PTUN Jambi, Ini Kata Kuasa Hukum Pemda Tanjabbar Bupati Anwar Sadat Berharap, Konflik PT DAS dan Masyarakat di Buka Secara Terang Benderang Kadisbunak Tanjabbar Lapor Poktan Imam Hasan ke Polda Jambi Resmikan Klinik dan Pusat Promosi UMKM, Bupati Anwar Sadat Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas

Home / Peristiwa / Tanjabbar

Senin, 5 April 2021 - 17:53 WIB

Ini identitas Mayat Mengapung di Sungai Pengabuan.

TANJAB BARAT – Elpani, seorang laki-laki berusia 23 tahun diketahui sebagai identitas dari sesosok mayat yang mengapung di Sungai Pengabuan, tepatnya di Dermaga Beton RT. 04 Kelurahan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin pagi (5/4/21)

Hal ini di sampaikan oleh Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro saat di konfirmasi. Ia menyebutkan bahwa Elpani sebelumnya dinyatakan menghilang beberapa hari lalu dan kini jasadnya di temukan dalam kondisi mengapung di Sungai Pengabuan.

Jasad Elpani, kata Guntur pertama kali di temukan oleh seorang warga pada pagi hari, ketika hendak ke WC yang berada di belakang rumahnya. Ketika itu Ia melihat ada mayat yang mengapung di air.

Baca Juga :  Fraksi Nasdem Berkarya Sepakat Raperda Anggaran Tahun 2023.

” Kemudian saksi tersebut meminta tolong dengan warga lainnya untuk mengecek dengan menggunakan pompong ke sungai, melihat korban dengan jarak sekitar 50 meter didekat dermaga dalam keadaan terapung dengan posisi tertelungkup,” Ujarnya.

Kapolres menyebutkan bahwa korban mengapung dalam posisi tertelungkup tanpa baju, mengenakan celana panjang dan sepatu. Terhadap penemuan tersebut, warga langsung melapor kepada pihak kepolisian dan setelah di telusuri di ketahui bahwa korban telah hilang sejak tiga hari yang lalu.

Baca Juga :  Ada Temuan BPK pada Pembangunan Road Race, Ini Kata Kepala Inspektorat

” Hasil penelusuran di ketahui bahwa di sekitar daerah tersebut ada orang yang hilang dan ternyata sama dengan mayat yang ditemukan warga tersebut. Dari informasi orang tuanya, korban sudah tiga hari hilang. Namun memang tidak melapor ke kepolisian,” Ungkapnya.

” Informasi dari masyarakat sekitar di ketahui bahwa korban pada hari Sabtu siang (3/4/21) ada yang melihat korban duduk sendirian di dermaga penyebarangan Kampung melayu Kelurahan Teluk Nilau,” Timpalnya.

Terhadap perkara ini, dikatakan oleh Kapolres bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia.(*/hb)

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Dibalik Safari Jum’at ‘ Berkah’ Bupati Anwar Sadat

Kriminal

3 Warga Tanjabbar, di Ringkus Satresnarkoba Tanjabtim

Kriminal

Terlibat Bisnis Narkoba, IRT di Tanjabbar di Ringkus Polisi

Kesehatan

Kondisi Puskesdes Desa Sungsang Memprihatinkan, Jahfar : Kita Usulkan Untuk Perbaikan

Tanjabbar

KONI Tanjab Barat Gelar Rapat Akhir Tahun 2020

Politik

Jalin Silaturahmi, DPD Partai Perindo Tanjabbar Buka Bersama Kader danĀ  Masyarakat

Tanjabbar

Yayasan Budi Luhur Terima Penghargaan dari Polres Tanjab Barat

Pemerintahan

Buka Musrenbang RKPD Tahun 2024, Wabup Hairan Sampaikan Hal Ini

judi slot triofus